Dokumen KUA-PPAS TA 2021 Diserahkan ke Pimpinan DPRD Barut pada Rapat Paripurna I

oleh -19 views
TEWENEWS, Muara Teweh – DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut) menggelar Rapat Paripurna I masa sidang III dalam rangka pidato pengantar Bupati Barito Utara tentang Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Barito Utara Tahun Anggaran 2021 yang dilaksanakan di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten setempat, Selasa (29/9/2020).
Rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua I, Parmana Setiawan, SE ini di hadiri oleh Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra, Sekretaris Daerah, Ir. Jainal Abidin,  anggota DPRD, Kapolres Barut, AKBP Dodo Hendro Kusuma, Dandim 1013/Mtw Letkol (Kav) Rinaldi Irawan dan unsur Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Barito Utara serta undangan lainnya.
Bupati Barito Utara dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Sugianto Panala Putra mengatakan bahwa rancangan KUA dan PPAS Kabupaten Barito Utara tahun 2021 disusun mengacu pada Visi dan Misi pembangunan daerah tahun 2018-2023, yang bertumpu pada percepatan pembangunan daerah Kabupaten Barito Utara sebagai landasan percepatan pembangunan daerah dan landasan pencapaian agenda pembangunan daerah yang disinergikan dengan prioritas pembangunan provinsi dan nasional.
Prioritas pembangunan Kabupaten Barito Utara berdasarkan RPJMD Kabupaten Barito Utara tahun 2018-2023 yakni Infrastruktur dan Energi, lalu Pendidikan dan Kesehatan. Kemudian Peningkatan Ekonomi Masyarakat, Sosial, Budaya, Pariwisata dan Lingkungan Hidup, serta Reformasi, Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintah yang baik.

Dalam KUA-PPAS 2021, Pemkab Barito Utara merencanakan pendapatan daerah sebesar Rp867,7 miliar. Sumber pendapatan daerah diproyeksikan dari pendapatan asli daerah Rp73,9 miliar , pendapatan transfer Rp793,7 miliar, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah, namun jumlahnya belum dicantumkan.

Sedangkan pos belanja daerah direncanakan oleh Pemkab Barito Utara sebesar Rp866,7 miliar. Belanja daerah terdiri dari belanja operasi Rp623,7 miliar, belanja modal Rp69,4 miliar, belanja tidak terduga Rp20 miliar, dan belanja transfer Rp159,4 miliar.

Baca Juga :   Bukan hanya personel masyrakat yang datang ke mako polsek dusteng wajib mencuci tangan

Pos lain berupa pembiayaan sebesar Rp69,9 miliar. Ini merupakan komponen penerimaan pembiayaan daerah yang diperkirakan berasal dari SILPA (sisa lebih perhitungan anggaran) tahun 2020. Pada tahun 2021.

Baca Juga :   Sempat Tertunda, Waket I DPRD Barut Akhirnya Disuntik vaksin COVID-19

Sesuai dengan tema rencana kerja pemerintah pada 2021, yakni mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial, Pemkab Barito Utara juga harus menyediakan anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19.

Baca Juga :   Ini Nama Pengganti Taufik Nugraha di DPRD Barut
“Semoga penyusunan KUA-PPAS APBD Kabupaten Barito Utara tahun anggaran 2021 yang mempunyai nilai strategis ini dapat  memenuhi tuntutan dan harapan masyarakat dan masa depan Kabupaten Barito Utara,” kata wakil bupati.
(TWN2)