DPD Golkar Bartim Berikan Sembako Kepada Warga Kalamus Terdampak Banjir

oleh -120 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Saat Pandemi Coronavirus (COVID – 19) melanda, tentu juga mempengaruhi kehidupan sosial ekonomi masyarakat, apalagi ditambah dengan adanya banjir, itulah yang dirasakan warga desa Kalamus kecamatan Paku kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah.

Untuk membantu meringankan beban warga desa Kalamus yang terdampak banjir Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Bartim, berikan bantuan puluhan paket Sembako bagi warga yang terdampak banjir dengan menyerahkannya kerumah – rumah warga.

Ketua DPD Golkar Bartim H. Supriatna mengatakan “Melihat banjir yang melanda desa Kalamus melalui media sosial, kami merasa terpanggil untuk memberikan bantuan Sembako kepada warga yang terdampak”, ucapnya didampingi DPD pengurus Golkar, Anggota DPRD Bartim dari Golkar Trisna Andrilawitni dan Kepala Desa Kalamus, Minggu (12/04/2020).

Kegiatan ini merupakan kegitan Golkar peduli, sebagaimana yang juga kami laksanakan pada desa lainnya, melalui Anggota DPRD dari Golkar.

“Ini adalah satu kepedulian kami selaku warga negara, melalui Partai Golkar dengan berbagi kepada sesama, semoga bantuan yang kami berikan bisa membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir disini”, ungkapnya.

Sementara itu Kepala Desa Kalamus Kawak sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian dari DPD Golkar Bartim.

“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian dari DPD Golkar Bartim, yang mau membantu memberikan paket Sembako kepada warga saya yang terdampak banjir, apalagi disaat Pandemi COVID – 19 ini”, ungkap Kepala Desa.

Diungkapkannya, saat ini belum ada bantuan dari pemerintah melalui dinas terkait, karena salah satu sarat untuk mendapatkan bantuan dari dinas sosial, harus tiga hari terendam banjir, baru bisa mendapatkan bantuan.

Bantuan yang diberikan Golkar, tentu saja sangat berarti dan membantu warga, terlebih disaat ekonomi masyarakat sedang sulit seperti ini, pungkas Kawak. (Ahmad Fahrizali)