DPS Belum ada,KPU Batalkan Pleno

oleh -19 views

TEWEHNEWS,Muara Teweh – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah menunda rapat pleno rekaputulasi daftar pemilih hasil pemutahiran (DPHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang diselenggarakan oleh KPU setempat di aula JnB Hotel.

Ketua KPU Batara H Alamsyah mengatakan, pihaknya melaksanakan rapat pleno rekaputulasi daftar pemilih hasil pemutahiran (DPHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dalam rangka pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Barut tahun 2018.

“Penundaan ini disepakati bersama peserta rapat dan tim pemenangan kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati Barut, karena ini berkaitan dengan data pemilih.Kami dalam waktu segera akan memperbaiki data pemilih ini, karena persoalan ini berkaitan dengan system informasi data pemilih,” kata Alamsyah,Rabu (14/3).

Baca Juga :   Kasus Pengancam Wartawan di Muara Teweh Diproses

Dikatakannya, penundaan ini sampai data ini benar-benar terkoneksi dengan baik, sebab pemegang kendali data pemilih ini adalah KPU Pusat. Persoalan ini tidak hanya di Kabupaten Barut saja, melainkan hampir di seluruh Indonesia.

Oleh sebab itu, mulai hari ini KPU Barut akan super aktif mengupayakan agar bisa cepat selesai dan bisa diplenokan. Kepada tim pasangan calon diminta bersabar serta terus mengikuti perkembangan. Kalau ada hal-hal yang perlu disampaikan dan permasalahan KPU, pihak KPU siap melayaninya, terutama berkaitan persoalan Data pemilih ini.

Baca Juga :   1.308 Tenaga Kesehatan di Barut Telah Divaksin COVID-19

Sebelumnya, KPU Barut pada rapat pleno tersebut mendapat hujan intrupsi dari kedua tim pasangan calon terkait data pemilih ini. karena mereka menilai data pemilih yang ada belum singkron dengan data yang dipegang oleh tim pemenangan pasangan calon.

“Ada beberapa daerah yang datanya sangat tidak rasional seperti di Kecamatan Gunung Timang dan lain-lain, data pemilih itu perlu di perbaiki, disamping materi yang akan diplenokan juga tidak ada dibagikan,” kata Wawan anggota tim pemenangan Nadalsyah-Sugianto

Hal yang sama dilontarkan Melkianus anggota tim pemenangan Taufik-Ompie. Menurutnya, KPU sebagai wasit harus mengupayakan data-data ini lebih maksimal, sebab persoalan data pemilih ini akan menjadi persoalan mendasar pada pemilihan, maka dari itu perlu data yang lengkap dan disiapkan dengan baik supaya tidak menimbulkan persoalan krusial.

Baca Juga :   BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta JKN-KIS Tetap Prima Saat Libur Lebaran 2019

Di tempat yang sama ketua panwaslu Kabupaten Barut Kotdin Manik mengatakan bahwa penundaan ini di sebabkan data KPUD Barut belum lengkap hal itu menyikapi protes dari kedua kubu calon yang meminta agar KPU dapat melengkapi data terkait daftar pemilih sebelum di plenokan.

“Penundaan ini di karenakan pihak KPU belum siap,kalau data belum siap apa mau di perbaiki,jadi kami sepakat menunda rapat pleno ini”. Katanya menjelaskan (Bbg)