Drainase Pasar PBB Belum Bagus, Masyarakat Berharap Tak Kurangi Penilaian Tim Pusat

oleh -207 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Tim penilai Pusat sudah melakukan penilaian terhadap Pasar Bebas Banjir (PBB), Muara Teweh Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah. Penilaian meliputi bermacam aspek, termasuk keamanan, ketertiban, kenyamanan, kebersihan, lingkungan dan infrastruktur pasar.

Hanya sayangnya saluran pembuangan air di pasar PBB justru dinilai buruk. Sejumlah masyarakat belakangan mengeluhkan atas gangguan bau tak sedap di lingkungan pasar tradisional semi modern tersebu, akibat tersumbatnya saluran pembuangan air. Warga berharap pembenahan drainase Pasar PBB prioritas.

“Ada gangguan bau tak sedap di lingkungan pasar tradisional semi modern Pasar PBB, akibat tersumbatnya saluran pembuangan air. Kami berharap pembenahan drainase Pasar PBB prioritas, termasuk normalisasi sungai,” ungkap Sarno, warga setempat.

Pasar PBB sendiri, satu-satunya di Provinsi Kalteng, yang mendapat rekomendasi masuk nominasi dari enam pasar tingkat nasional sebagai pasar aman dari bahan berbahaya. Hal yang ditekankan, yakni peredaran pangan dan jajanan pasar yang mengandung bahan berbahaya.

“Hampir seluruh wilayah pasar PBB saat ini kami pantau dalam penilaian meliputi aspek keamanan, ketertiban, kenyamanan, kebersihan, lingkungan infrastruktur pasar. Kami menekankan pada peredaran pangan dan jajanan pasar yang mengandung bahan berbahaya,” ungkap Ketua tim penilai Indrie Mayatieasrie Gani.

Penilaian langsung disaksikan Bupati Barito Utara H Nadalsyah didampingi Wakil Bupati Sugianto Panala Putra oleh tiga orang penilai pusat yakni Ketua tim penilai Indrie Mayatieasrie Gani, Devi Riani dan Siti Aminah di Pasar PBB Muara Teweh, Selasa pekan lalu.

Tim penilai ini langsung masuk pasar PBB melakukan penilaian sejak pukul 05.00 WIB dan melihat langsung dari dekat apakah pasar pusat kebutuhan barang sehari-hari sehat dan bebas dari bahan kimia berbahaya bagi manusia.

Bupati Nadalsyah yang ikut mendampingi tim di Pasar PBB memberikan apresiasi yang tinggi kepada tim penilai yang serius mengamati seluruh titik pantau yang menjadi sasaran penilaian. Diberharap pasar PBB mampu meraih predikat terbaik kali ini di tingkat nasional untuk percontohan pasar aman bahan berbahaya.

“Maka secara tidak langsung memberikan efek positif bagi perekonomian di Kabupaten Barito Utara dan saya juga memohon doa agar pasar PBB dapat memperoleh hasil yang maksimal dalam penilaian yang dilakukan oleh tim penilai pusat,” kata Nadalsyah. (Tim)