Duuh!!! Inkubator Bayi Prematur di Kerubungi semut

oleh -173 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, pelayanannya kembali jadi sorotan. Teranyar, nasib bayi prematur anak dari Ny Rudi, beralamat di KM 30 jalan Muara Teweh – Banjar Masin, bayinya dimasukan ke dalam inkubator,  yang  menjadi persoalan adalah inkubator tempat si bayi yang baru lahir sempat di kerubunggi semut.

“Inkubator  tempat anak saya diletakan di kerubungi  semut, hal ini di sebabkan ada sisa potongan tali pusar  yang ditaruh di atas inkubator,”ujar Rudi, ayah dari bayi perempuan yang baru berumur dua hari itu, kepada tewenews.com, Selasa,(25/9/2018).

Baca Juga :   Anggota Polsek Kapuas Barat Berikan Imbauan New Normal Pada Warga

Dia menambahkan, sangat kaget melihat ada semut di inkubator bayinya. Saya sendiri yang  membersihkan semut-semut  itu, ternyata semut  juga  ada  masuk ke dalam inkubator.

“Potongan tali pusar tersebut adalah sisa dari tali pusar yang di berikan perawat kepada keluarga saya. Itu buka tali pusar yang diberikan oleh perawat kepada orang tua saya, tapi sisa tali pusar lain yang di taruh di atas inkubator  sehingga semut mengerumuninya,” kata Rudi.

Baca Juga :   Polres Gunung Mas Operasi Covid-19, Maskerisasi, Vaksinasi Dan Rapid Tes Massal

Saat keluhan  ini akan di konfirmasi kepada Direktur RSUD Muara Teweh, hampir satu jam menunggu tapi direktur tidak berkenan menerima wartawan, sehingga wartawan meminta konfirmasi kepada Dokter anak, Dr. I Komang Artawan,M.Biomet,SPA (Spesialis Anak,Red) didampingi oleh kepala ruang anak Bidan Leny.

“saya sendiri yang memotong tali pusar anak yang lahir prematur itu dan di taruh ke dalam inkobator. Tetapi perihal di inkobator ada semut saya tidak mengetahui hal tersebut,”jelasnya.

Ditempat yang sama kepala ruangan tempat  perawatan bayi, Bidan Leny, menyampaikan bahwa untuk potongan pusar bayi yang baru lahir prematur itu sudah di serahkan oleh perawat kepada keluarganya. “Potongan pusar bayi tersebut oleh perawat sudah di serahkan kepada keluarga,”ujarnya.

Untuk di ketahui , Bayi prematur atau bayi kurang bulan adalah sebutan untuk bayi-bayi yang lahir dengan usia kandungan kurang dari 37 minggu dihitung dari hari pertama haid terakhir (HPHT). Normalnya bayi dikandung selama 37 sampai 42 minggu dari HPHT. Karena belum “matang” sempurna, bayi prematur lebih rentan dibandingkan bayi yang lahir cukup bulan.(Tim)