Edarkan Sabu dan Simpan Dua Pucuk Senpi, Busu Terancam Hukuman Mati

oleh -246 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Polres Kabupaten Barito Timur (Bartim) Jajaran Ppada Kalimantan Tengah, berhasil menangkap pengedar narkotika jenis sabu – sabu, dalam penangkapan tersebut ditemukan pula dua Senjata api (Senpi) rakitan jenis pistol.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Bartim AKBP Afandi Eka Putra SH, SIK, M. Pict “Penangkapan terhadap tersangka YS alias Busu dilakukan Satresnarkoba pada senin 8 februari 2021 dikediamannya di Jalan Dambung RT 01 Desa Sumber Garunggung kecamatan Dusun Tengah”, ucap Kapolres saat Prees Release didampingi Kabag Ops, Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba di Polres Bartim, Jumat (19/02/2021).

Baca Juga :   Tripilar Cipayung Giat Pengawasan Pasien OTG di Hotel Graha Wisata TMII

Pengungkapan bermula adanya informasi dari masyarakat bahwa yang bersangkutan sering mengedarkan sabu diwilayah Kecamatan Dusun Tengah dan Kabupaten Barito Selatan.

Ditambahkan Kapolres, dengan disaksikan Ketua RT setempat, saat dilakukan penggeledahan ditemukan satu buah kantong plastik warna hitam disemak-semak samping rumah tersangka yang didalamnya berisikan enam paket yang diduga narkotika jenis sabu terbalut tisu warna putih.

“Dari tersangka Busu didapati 43 gram sabu – sabu, bubuk ekstasi 0,16 gram dan dua pucuk senpi rakitan”, ungkap Afandi.

Baca Juga :   Sambut Hari Jadi Bawaslu, Ketua Bawaslu Bartim Ajak Masyarakat Lebih Dewasa Lagi Dalam Pemilu

“Untuk perkara tindak pidana tanpa hak memiliki, menyimpan dan membawa senjata api dan amunisi tanpa ijin ditangani Satreskrim Polres Bartim,” jelas Kapolres.

Sedangkan kasus narkotika, lanjut Kapolres, Busu diduga sebagai bandar narkotika jenis sabu karena dikuatkan dengan barang bukti lainnya berupa empat bungkus plastik klip bening kecil, dua buah sendok yang terbuat dari sedotan plastik warna bening, tiga lembar kantong plastik warna hitam, uang tunai Rp. 9,652 juta dan tiga lembar bukti transfer.

Hasil penyelidikan sementara, barang bukti sabu dari tersangka disuplai dari bandar sabu di wilayah Kalimantan Selatan dan kini masih dalam penyelidikan lanjutan.

Baca Juga :   COVID -19 di Bartim Meningkat, Hari Ini 11 Orang Dinyatakan Positif

Sanksi Pidana bagi tersangka kami kenakan pasal berlapis yaitu pasal 114 ayat 2 dan atau pasal 112 Ayat 2, Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan juga pasal 1 ayat 1 UU Darurat RI nomor 12 tahun 1951 terkait kepemilikan Senpi tanpa ijin dengan sanksi Pidana maksimal seumur hidup atau bisa juga dalam kondisi tertentu diterapkan Pidana mati “, pungkas Kapolres. (Ahmad Fahrizali).