Empat Pelaku Ilegal logging Ditangkap Satreskrim Polres Barut, Begini Kronologinya

oleh -1.316 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Aparat kepolisian berhasil mengamankan empat orang pelaku tindak pidana kejahatan di bidang kehutanan (ilegal logging), yang berada di wilayah hukum Polres Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP M. Tommy Palayukan, S.H.,S.I.K.,M.Si menjelaskan, kejadian penangkapan itu terjadi pada Selasa 19 Januari 2021 sekitar pukul 15.30 WIB saat personel unit Tipiter melaksanakan patroli di Desa Luwe Hillir, Kecamatan Lahei Barat.

Baca Juga :   Terungkap RD Akui Kirim Kayu Ilegal 2-3 Kali Sebulan

“ Uraian kejadian dijelaskan oleh Kasat, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya beberapa truck yang memuat kayu gergajian yang diduga jenis balau panjang sekitar empat meter,” ujarnya.

Kemudian lanjut Kasat, setelah mendapat informasi tersebut KBO beserta Unit melakukan patroli ke arah Desa Luwe Hilir, Kecamatan Lahei Barat dan menemukan empat Unit Truck yang masing –masing memuat kayu gergajian diduga jenis balau masing- masing truck memuat sekitar 7M³ kayu yang tidak dilengkapi dengan surat keterangan sahnya hasil hutan, kemudian empat unit truck beserta sopirnya di bawa ke Polres Barut.

Baca Juga :   Sempat Kejar-Kejaran Dengan Petugas, Residivis Illegal logging di Tangkap

“ Adapun identitas pelaku MR alias Rasel (27), HI alias Rani (31),MI alias Yudi (36), RI alias Telos (39), dengan barang bukti truk dengan nopol AG 9397 UD, KT 8837 Y, DA 8023 LM, DA 8247 PM muatan kayu gergajian jenis balau,” kata AKP Tommy, kepada wartawan Jum’at (22/1/2021).

Baca Juga :   Operasi Wanalaga, Dua Truk Bermuatan Kayu Illegal di Amankan

Saat ini empat orang pelaku ilegal logging tersebut sudah di amankan guna melakukan penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, lima orang pelaku disangkan dengan pasal 83 ayat (1) huruf “b” Jo pasal huruf “e” Undang – Undang RI nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dengan Hukuman penjara (Iskandar/Tim)