Everedy Noor : ODGJ Jangan Disembunyikan Atau Dipasung, Justru Harus Diobati

oleh -72 views
Foto: Kadisos PMD Kabupaten Barito Utara, Everedy Noor.

TEWENEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, melalui Dinas Sosial meminta masyarakat untuk segera melapor jika ada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berkeliaran dan dianggap meresahkan atau dipasung.

Hal tersebut lantaran Dinas Sosial memiliki petugas suka rela untuk menangani ODGJ. “Kami memiliki tenaga suka rela untuk penanganan ODGJ,” ujar Everedy Noor, Kepala Dinas Sosial PMD Barut, Selasa (14/12/2021).

Everedy Noor, mengatakan ODGJ jangan hanya disembunyikan atau dipasung, tapi justru harus diobati, pasung terjadi karena keluarga yang memiliki anggota keluarga ODGJ tidak paham cara penanganannya, dan malu dengan pandangan lingkungan sekitar. Akibatnya, mereka memilih memasung ODGJ tanpa mengobati.

“Pasung ini terjadi karena keluarga tidak paham cara penaganannya, sehingga didiamkan saja, tidak diobati. ODGJ sama halnya dengan gangguan psikotik atau disabilitas mental, perlu penggobatan secara rutin dan terus menerus yang tidak boleh berhenti,” tandasnya.

Everedy Noor menyampaikan, penanganan ODGJ diawali dari penemuan penderita yang kemudian dijemput untuk dibawa ke RSJ Kalaw Atei di Palangka Raya.

“Jika sudah mendapat penanganan dari RSJ, mereka mendapat penanganan oleh Dinsos dan bisa saja direhabilitasi. Jika dirasa sudah bisa mandiri, dikembalikan ke keluarga atau masyarakat,” beber Everedy Noor.

Sampai akhir tahun ini, kami  sudah berhasil menangani 181 ODGJ hampir di semua Kecamatan di Barito Utara.

” Kalau kita melihat ada yang masih berkeliaran di jalan itu semua sudah pernah ditangani oleh Dinsos PMD, bahkan ada yang pernah kita antar ke RSJ kalawa Atei sampai lima kali,” ucap Everedy Noor.

Kemudian setelah ditangani di RS Kalawa Atei, kemudian kami kembalikan ke pihak keluarga, tapi kemuadian kambuh lagi, ini menjadi pertanyaan apakah tidak ditangani oleh pihak keluarga, karena obat dan lain sebagainya masih kami bantu.

Kami mengajak masyarakat lebih peduli dan menjaga kesehatan mental diri sendiri maupun orang lain, dengan ceria, cerdas emosional, spiritual, empati dalam berkomunikasi, dan rajin mendekatkan diri kepada Tuhan YME.(Tim)