FPDMI Gunung Purei Minta PT.Daqing Citra Tunda Pembayaran Tali Asih Lahan Bersengketa

oleh -58 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Carut marut urusan sengketa tanah ulayat adat di Gunung Purei kian memanas, bahkan puluhan orang perwakilan ahli waris tanah ulayat adat disinyalir akan mengadakan unjuk rasa di kantor Desa Linon Besi I, hal tersebut terjadi karena Kepala Desa Linon Besi I diduga telah menghilangkan hak ahli waris atas tanah tersebut.

Menanggapi permasalahan tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Front Pemuda Dayak Muslim Indonesia (DPC FPDMI) Kecamatan Gunung Purei, Taufik Rahman,MS, melalui Wakil Ketua DPC FPDMI, Ahmad Kastalani,S.BH, mengatakan, pihaknya meminta kepada pihak manajemen PT.Pertamina EP dalam hak ini PT.Daqing Citra selaku kontraktor agar menunda pembayaran tali asih di wilayah yang masih terjadi sengketa.

Baca Juga :   Ini Kado Spesial untuk Polsek Gunung Purei di HUT RI Ke 73

“Kami minta perusahaan jangan bayar dulu tali asih lahan tersebut, jika sudah jelas status kepemilikannya baru dibayar, karena sampai saat ini kita masih belum mendapatkan informasi dari pihak Kecamatan siapa pemilik sah lahan tersebut”, tegas Kastalani.

Baca Juga :   Purna Paskibra Gunung Purei Bertekad Menjadi Abdi Negara Melalui Saka Wira Kartika

Ditambahkannya, DPC FPDMI berharap agar pihak Kecamatan segera menindaklanjuti surat permohonan mediasi yang telah disampaikan oleh perwakilan ahli waris kepada Camat Gunung Purei, agar permasalahan tersebut mendapatkan titik terang, sehingga tidak terjadi hal-hal yang dapat memicu anarkisme warga.(Taufik/tim)