Gak Enak Lihat Sungai Ini dari Atas Jembatan, Apalagi dari Bawah

oleh -52 views
Foto : Sampah bekas Material Bangunan water fron city di bantaran sungai Barito

TEWENEWS, Muara Teweh – Aliran Sungai Barito di kawasan water fron city (WFC) Jalan Panglima Batur, Muara Teweh, menjadi sorotan. Pasalnya, di pinggiran sungai yang menjadi pusat kawasan perairan, dikotori sampah bekas material proyek.

Nah, pemandangan sungai Barito ini sangat tidak enak jika dilihat dari atas jembatan, apalagi dari bawah. Pantauan tewenews.com, banyak pecahan material sisa pengecoran yang berserakan. Sejumlah kayu dan triplek  juga banyak dibiarkan teronggok di atas air.

Dimintai tanggapan terkait banyaknya sampah sisa proyek WFC anggota DPRD Barito Utara, H.Abri menyayangkan hal itu terjadi. Dia meminta pelaksana proyek agar bisa membantu masyarakat yang tinggal dirumah lanting terdampak sampah potongan kayu bekas bakesting untuk segera membersihkannya.

“Selain menganggu juga membahayakan dipotongan – potongan kayu itu ada bekas paku yang masih tertancap dan bisa membahayakan orang,” ujarnya di gedung DPRD Barut, Senin (19/11/2018)

Sementara itu warga yang tinggal di Lanting (rumah terapung,red) mengeluhkan banyaknya sisa matreal yang dibiarkan oleh kontrakror proyek sehingga sekitar lanting mereka terkesan kumuh.

“Banyak sekali sisa kayu bekas bangunan WFC dibiarkan begitu saja, akibatnya setelah air barito naik maka sampah sisa bangunan banyak berserakan,”kata utam.

Utam, berharap agar pihak yang berwenang bisa menegur kontraktor yang membiarkan sampah berserakan di bantaran sungai Barito di sekitaran bangunan WFC itu.

“Saya meminta pihak Pemerintah, bisa menegur kontraktor supaya bisa membersihkan sampah bekas bangunan yang berserakan di atas air, kebetulan air barito sedang naik mudah unruk membersihkannya,” pungkasnya.(Tim)