Gas Elpiji 3 kg di Muara Teweh Langka, Harga Per Tabung Sampai Rp 40 Ribu

oleh -280 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Warga Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah mengeluhkan kelangkaan gas elpiji tiga kilogram. Kelangkaan sudah terjadi selama satu minggu, pasalnya pasokan dari agen terkendala akibat banjir di Kalimantan Selatan.

Menurut Jayadi salah satu pengencer di jalan Langsat, Kelurahan Lanjas, mengatakan bahwa gas elpiji langka dan harga mahal hal itu disebabkan tidak mendapatkan pasokan dari pihak agen.

“ Harga elpiji tiga kilogram sekarang ini mencapai Rp 40 ribu per tabung, dari agen harga sudah Rp32 ribu,” katanya saat ditemui warung miliknya, Kamis (21/1/2021).

Baca Juga :   Sambangi Warga Tumpung Laung II, Bhabinkamtibmas Polsek Montallat Sampaikan Sosialisasi dan Ajakan Stop Saber Pungli

Diungkapkan Jayadi, alasan banjir menjadi penyebab langka dan mahalnya gas elpiji, padahal pihak agen atau depo mengambil gas elpiji di ampah tidak lagi di daerah Tanjung Kalsel. Harga pun tergantung dari agen, semoga dimudahkan untuk di jual kemasyarkat terdekat,” tegasnya.

“ Memang ada dua agen gas elpiji, baru kita datang mau beli langsung di bilang sudah habis misalnya yang di jalan Tumenggung Surapati dan di jalan Taman Rekreasi Remaja, padahal kami melihat masih ada, saya cuman dapat paling banyak 5 sampai 10 tabung gas elpiji, tapi yang lain ada sampai 100 tabung gas elpiji,” ujarnya.

Baca Juga :   Aipda Eli Suntoro Ajak Warga Tempayung Cegah Pungutan Liar

Sementara itu, petugas pangkalan elpiji yang enggan di sebutkan namanya kepada wartawan, mengatakan bahwa jatah gas elpiji hanya dua truk yang datang dari Ampah.

“ Jumlah tabung gas elpiji yang diberikan kepada setiap pangkalan tidak mencukupi dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Jatah tersebut habis dalam satu hari saja,” jelasnya.

Baca Juga :   KPUD Mura Laksanakan Pemusnahan sisa Surat Suara dan yang Rusak pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng.

Memang terjadi kelangkaan gas elpiji tiga kilogram, pada hari Minggu lalu kami mendapatkan jatah 100 tabung gas elpiji, “tapi langsung habis dalam sehari,” pungkasnya. (Iskandar)