Gelapkan Motor Dari Ampah DS Diringkus Polisi Di Palangka Raya

TEWENEWS, Tamiang Layang – Gelapkan motor milik Minarti Purba alias Ibu Ribka (52) tahun warga Dusun Tengah, Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah, ringkus pelaku di Palangka Raya.

Kapolres Bartim AKBP Zulham Effendy SIK MH melalui Kapolsek Susun Tengah Iptu Muhammad Syafuan Nor SIK membenarkan penangkapan tersebut, benar kita telah mengamankan pelaku pada jumat (20/09/2019) sekitar jam 07.00 wib, ucap Syafuan di Ampah pada Sabtu (21/09/2019).

” Penangkapan tersebut bermula ketika unit Reskrim Polsek Dusun Tengah mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku penggelapan DS alias A (27) tahun berada di kota Palangka Raya. Kemudian anggota unit Reskrim Polsek Dusun Tengah yg dipimpin oleh Bripka Isa Ansari dan anggota berkoordinasi dengan anggota Resmob Polsek Pahandut Polres Palangka Raya,” bebernya.

Setelah menemukan keberadaan pelaku kemudian anggota Unit Reskrim Polsek Dusun Tengah dengan dibantu oleh anggota Resmob Polsek Pahandut langsung menuju dimana keberadaan pelaku, sesampainya di tempat keberadaan DS, pelaku langsung diamankan beserta barang bukti 1 unit sepeda motor jenis Suzuki Sky Drive.

Kemudian pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek pahandut untuk dimintai keterangan, setelah itu Pelaku dan barang bukti di bawa ke Polsek Dusun tengah Polres Bartim untuk dilakukan Proses penyidikan Lebih Lanjut.

Penggenapan motor tersebut berawal pada senin (26/08/2019) lalu, sekitar jam 18.00 wib, diwarung makan tavel milik Minarti Purba di Janah Harapan kelurahan Ampah Kota kecamatan Dusun Tengah Bartim. Pelapor menyuruh terlapor DS untuk membeli air di tempat pengisian air galon yang berjarak sekitar tiga ratus meter dari rumah makan milik lelapor.

Baca Juga :   Belum Ada Kerjasama, PT Patra Jasa Tahan Armada Angkutan Batu Bara di Jalan Pertamina

Pada saat melakukan pengisian air galon lanjut Syafuan, DS menggunakan sepeda motor Suzuki Sku drive dengan nomor polisi KH 4968 KG, , warma hijau milik pelapor dan membawa dua buah galon, setelah beberapa menit Minarti melihat terlapor kembali dengah membawa 1 galon yang sudah terisi air.

Kemudian terlapor kembali untuk mengambil galon yg belum di bawa ke warung pelapor, namun sekitar 1 jam lamanya pelapor menunggu, terlapor belum juga kembali, sehingga pelapor menyusul terlapor ketapat pengisian air, sesampainya di tempat tersebut pemilik pengisian air galon, mengatakan kepada pelapor bahwa tidak ada terlapor mengisi atau membeli air di tempat tersebut.

Pelapor menghubungi terlapor via Handphone, namun tidak diangkat oleh terlapor, kemudian pelapor mengirimkan pesan singkat akan tetapi tidak juga di balas, setelah beberapa jam terlapor tidak juga kunjung datang atau kembali kewarung milik pelapor, kemudian pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dusun Tengah, atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Empat Juta Rupaih. (Ahmad F)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: