GERDAYAK : Polemik Perusahaan Jangan Mengatasnamakan Masyarakat Adat

TEWENEWS, Tamiang Layang – Menyikapi demontrasi di PT Pertamina Pusat Jakarta dan Komnas HAM, yang dilakukan oleh sejumlah warga yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Dayak Maanyan kabupaten Barito Timur provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (01/10) lalu mendapat komentar dari berbagai kalangan.

Demonstrasi tersebut berawal dari penutupan jalan oleh PT Patra Jasa yang merupakan anak perusahaan dari PT Pertamina, menutup jalan Pertamina sementara kepada angkutan batubara, perkebunan dan lainnya selama melakukan inventarisir aset perusahaan dan perbaikan jalan, sehingga perusahaan PT SEM merumahkan karyawannya.

Ketua GERDAYAK Kalteng Hari Satriano, SE dalam keterangannya via telpon mengatakan, sangat tidak setuju jika da perseteruan antar perusahaan lalu memprovokasi masyarakat Dayak khususnya karyawan yang kebetulan suku Dayak ma’anyan, untuk di jadikan alat oleh perusahaan, Satriano

Pria yang memegang teguh dengan adat dan budaya khususnya Dayak Ma’anyar tersebut berpesan agar masyarakat tidak cepat terprovokasi, dan pihak-pihak terkait tidak membiarkan terlalu lama.

Baca Juga :   Tanah Diklaim PT AGU dan PT DSN, Warga Tujuh Desa Desak Pemerintah

“Saya mengimbau kepada para pihak yang berseteru untuk menahan diri, sebab persoalan jalan pertamina sudah sejak lama tidak tuntas, sehingga rawan konflik, oleh karena itu mari kita serahkan persoalan ini kepada pihak yang berwewenang, tegas Satriano.

Sementara ketua harian GERDAYAK Bartim Binaria menegaskan, kepada pihak perusahaan jangan memprovokasi dengan mengatasnamakan masyarakat, apa lagi kalau dikaitkan dengan adat, jangan masyarakat dijadikan alat untuk bisnis, tegasnya.

“Kami dari GERDAYAK dan saya selaku ketua harian di Bartim sangat menyayangkan kalau masyarakat dayak Ma’anyan dibawa-bawa dalam permasalahan perusahaan yang saat ini sedang bergejolak, antara PT.SEM dan PT.Patra Jasa, masyarakat tidak tahu atas persoalan tersebut”, tuturnya. (Ahmad F)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: