Gropyok Tikus Serentak, Babinsa Koramil 09/Kawunganten Turun Ke Sawah

TEWENEWS, Cilacap – Lima orang Babinsa Koramil 09/Kawunganten dipimpin Serma Sugiyanto bersama warga masyarakat Desa Bojong, laksanakan gropyok tikus serentak di Area persawahan Desa Bojong Kecamatan Kawunganten, Minggu (12/1/20).

Kegiatan juga di hadiri Babinkantibmas Desa Bojong Brigadir Ratno, Kepala Desa (Kades) Bojong H. Achmad Masruri Sundaryo beserta perangkatnya, Ketua Gapoktan beserta Ketua kelompok Tani se Desa Bojong dan perwakilan Siswa/siswi MI Ma’arif Bojong.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Kades Bojong H. Achmad Masruri Sundaryo menjelaskan bahwa kegiatan gropyok tikus dilaksanakan oleh 8 Dusun di wilayah Desa Bojong. Karena lokasinya yang tersebar sehingga kegiatan gropyok tikus ini dilakukan di masing-masing wilayah dan dipimpin langsung oleh Kepala Dusun.

“Dengan dilaksanakan secara serentak, harapannya akan mendapatkan hasil yang maksimal, sehingga penyebaran hama tikus di pesawahan khususnya Desa Bojong dapat di bendung”, jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Babinsa dan Babinkantibmas serta semua pihak yang telah terlibat dalam kegiatan ini.

Baca Juga :   Peringati HUT Korem 071/Wk, Kodim 0703/Cilacap Ziarah dan Tabur Bunga ke TMP Surengrono

Sementara itu Babinsa Bojong Serka Maksudi menjelaskan, berbagai upaya guna membasmi hama tikus sebenarnya sudah di lakukan oleh Pemerintah Desa, salah satunya dengan memberikan hadiah kepada masyarakat yang dapat menangkap atau membunuh tikus dan siapapun yang dapat menangkap serta membawa ekor (buntut) tikus, akan di beri upah seribu perekornya.

Disamping upaya itu, menurut Serka Maksudi, upaya lain dilakukan diantaranya dengan pembuatan kandang burung hantu melalui program dari Dinas Pertanian.Upaya ini sudah dilakukan, akan tetapi karena jumlahnya yang masih sedikit sehingga belum maksimal dan perlu di lakukan upaya lain yaitu dengan gropyok tikus secara serentak. “Semoga dengan kegiatan ini, pertumbuhan hama tikus dapat dikurangi sehingga di masa tanam 1, para petani mendapatkan hasil panen yang melimpah”, harapnya.(Totong/Urip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: