Habiskan Dana Rp 1 Miliar, Pasar Ngerawan Tambelang Sepi Pedagang

oleh -284 views

TEWENEWS, Jombang – Jika berbelanja kebutuhan pokok, sudah pasti pasar tradisional tempatnya. Mulai bumbu dapur, ikan segar, bahkan segala jenis kebutuhan rumah tangga ada di sini.
Namun, terkadang masyarakat lebih memilih berbelanja di pedagang rengkek (keliling_red). Alasannya yakni lebih praktis dan tidak buang waktu, meski harga terpaut sedikit, kalau berbelanja ke pasar Tradisional.

Situasi berbeda, Kamis pagi ini (3/1/2019), Pasar yang terletak di tengah Kecamatan Tembelang, bahkan sepi pedagang. Akibatnya pembeli pun enggan belanja di pasar ngerawan tembelang.

Meski sudah direnovasi, Pasar Tembelang masih tak berubah seperti sebelumnya. Padahal, anggaran sebesar Rp 1 Miliar lebih sudah dikucurkan Pemerintah Kabupaten Jombang, untuk pembangunan pasar yang kini berganti nama menjadi Pasar Ngrawan tersebut. Otomatis, minimnya peminat warga di pasar yang berada di pinggir jalan ini, berdampak pada pedagang pasar.

Baca Juga :   Seminggu Hilang, Saat ditemukan Mayantoro Sudah Menjadi Mayat

” Ya begini ini mas kondisinya sepi, ada yang pedagangnya meninggal, ada yang memilih jualan keliling, dari mulai buka ya sepi peminat , lihat saja banyak yang kosong stand nya,” kata Ibu Maimunah, penjual ikan asin pagi tadi.

Lanjut Maimunah, Banyak polisi yang kapan hari kesini foto- foto pasar, ada pejabat yang tanya begitu.

Baca Juga :   Peduli Sosial, Next Palmerah Gandeng CSR Yukata Peduli Salurkan Paket Sembako Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Akibatnya sepinya para pedagang jika kondisi tersebut terus terjadi, diprediksi bangunan pasar yang masih terlihat kokoh akan tak terawat dan sia-sia begitu saja. Betapa tidak, minimnya minat pedagang untuk membuka lapak di pasar Ngrawan memastikan lapak-lapak yang tersedia tidak akan terawat semestinya. Berbeda jika tiap lapak dihuni pedagang, bisa dipastikan lapak yang terbuat dari keramik itu akan terawat.

Untuk itu, pedagang yang masih bertahan sampai saat ini, meminta agar pemerintah mencari solusi atas sepinya dan minimnya peminat pedagang untuk menempati pasar yang berada di Kecamatan Tembelang. Sebab, jika kondisi tak berubah, bisa dipastikan pedagang yang ada akan juga gulung tikar akibat sepinya pembeli.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Jombang, Masduqi Zakaria, saat dihubungi menjelaskan, sepinya Pasar Ngrawan, Tembelang memang sudah berlangsung sejak lama. Sebelum pasar itu dilakukan rehabilitasi dua tahun lalu (2017_red) , Sekarang kondisinya juga hampir sama.

Baca Juga :   Ajak Peran Masyarakat, Koramil 13/Majenang Gelar Kegiatan Komsos

“Memang sepi mas , karena lokasinya dekat dengan kota, belum lagi Pasar ngrawan sama Pasar Ploso dan Pasar Niaga tidak terlalu jauh,” tutur Masduqi, dikonfirmasi melalui sambungan selulernya. (Joko)