Hadiri RDP Tentang Pembebasan Lahan, Managemen PT. PIS Ungkap Sejumlah Fakta

oleh -12 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Menghadiri undangan rapat dengar pendapat (RDP) tentang tuntutan ganti rugi tanah dan kebun masyarakat Benao, yang dilaksanakan di aula rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Kamis (16/1/2020), perwakilan managemen PT. Permata Indah Sinergi (PT. PIS) membeberkan sejumlah hal.

Arnoldus Wea, selaku Project Manager PT. PIS mengatakan, bahwa tidak benar jika ada isu yang menyebut bahwa perusahaan ini menyerobot lahan masyarakat, padahal yang terjadi sesungguhnya adalah kami sudah membayar atau membebaskan lahan tersebut namun ada pihak lain yang belakangan menuntut ganti lagi.

Baca Juga :   Anak Dibawah Umur Kembali Jadi Korban Kekerasan Seksual, Kali Ini Di Montallat

“Poinnya adalah, kami sudah bayar ke si A, kemudian datang si B menuntut ganti rugi lagi atas lahan yang sama,” jelas Arnoldus kepada wartawan.

Baca Juga :   Anggota Polsek Teweh Timur Imbau Remaja Hindari Tawuran

Menurutnya, tadi kami sudah menjelaskan kepada pimpinan maupun anggota dewan dan semua yang hadir, dan kami rasa sudah dipahami oleh semua pihak dan koreksi atas isu yang berkembang sudah secara tegas kami lakukan.

Baca Juga :   Program Peningkatan Harga Karet Jadi perhatian Bupati Perdie M Yoseph

“Hasil hari ini cukup menggembirakan bagi kami, karena semuanya kembali ke proses yang telah berjalan. Pertama proses di desa, adat dan kedemangan. Kedua proses di tingkat Tripika,” ungkapnya.