Harga Karet  Kembali Anjlok

oleh -16 views

TEWENEWS,Muara Teweh – Petani karet di Kabupaten Barito Utara kalimantan Tengah kembali harus mengelus dada. Pasalnya harga getah kembali turun tajam. Kenaikan hingga Rp 7.000/kilo  rupanya tak bertahan lama, tak sampai satu bulan harga tertinggi bulan September 2017 lalu kini  kembali merosot  tajam.

Terpantau harga getah di Bukit Bambu  Kecamatan Teweh Selatan, harga getah basah mingguan hanya dibeli Rp 6.000/kilo  bahkan ada yang dibawah harga tersebut. Harapan akan membaiknya perekonomian mereka kembali menjauh, apa lagi kondisi sekarang yang makin sulit. Dimana produksi getah menurun drastis akibat musim hujan  serta harga beberapa kebutuhan bahan pokok yang terus melambung.

Baca Juga :   Sugianto Panala Putra : Koneksi Listrik Tenaga Gas 63,7 Persen, 37 Desa Berproses

Tentu keadaan ini dikeluhkan para petani karet yang hanya mengandalkan hasil sadapan. Seperti dituturkan Mahpudin (37), petani karet yang tinggal di pertigaan bukit bambu.

Baca Juga :   Terkonfirmasi Positif Meningkat, Satgas Covid-19 Barut Siapkan Tempat Isoman Terpusat

“Mana sekarang lagi musim hujan di tambah harga bahan pokok makin  mahal, eh malah harga getah kembali  turun,” keluhnya, Jumat (16/2/2018).

Ditambahkan Pudin, bahwa kondisi sekarang diperparah dengan menurunnya produksi getah minggu ini.

Baca Juga :   Pasar Karya I Dermaga Resmi di Buka

“Minggu ini sering hujan berlebih mengakibatkan menurunnya produksi getah kami. Biasanya bisa sampai 50kilo seminggu. Nimbang hari ini hanya dapat 30 kilo, ini menambah parah keadaan kami,” ucapnya sembari mengatakan bahwa dirinya hanya pasrah karena tidak ada jalan lain sebagai penghasilan tambahan selain  menyadap karet.(agustian)