Hilmat Hanjian Ketua Relawan TOP,Peningkatan Kwalitas Kehidupan Menjadi Prioritas

oleh -60 views

TEWENEWS,Muara teweh – Masalah pemerataan dan peningkatan kwalitas kehidupan masyarakat barito utara masih menjadi harapan penting di daerah,untuk segera diperjuangkan di dalam Pemerintahan yang akan datang.

Hikmat Hanjian, Ketua Relawan Tangguh pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut dua,Taufik Nugraha – Ompie Herby memaparkan hasil jaring aspirasi ke masyarakat. Menurutnya, peningkatan mutu fasilitas pendidikan di Muara teweh masih kurang menjangkau ke seluruh masyarakat.

Baca Juga :   HM Rosihan Anwar : Mudah Mudahan Anggota DPRD Kapuas Yang Sudah Dilantik Bermanfaat Untuk Masyarakat

”Meski,dari tahun ke tahun, pemerintah provinsi dan pusat sudah beberapa kali menyalurkan bantuan.Daerah pedalaman, masih butuh banyak perhatian di bidang pendidikan dan ekonomi,” kata Hikmat ,yang di amini oleh ketua Paguyuban Desa Rimba Sari Km 53

Masalah infrastruktur juga tidak kalah penting perlu dibarengi dengan peningkatan jalan-jalan penghubung antar kecamatan dan antar desa yang mudah dilalui. Menurut Hikmat Pemerataan pembangunan perlu dilakukan agar seluruh warga di Kabupaten Barito Utara merasakan dampaknya.

Baca Juga :   Angka Golput Tinggi, Sosialisasi KPUD Dinilai Gagal

“Pembangunan proyek infrastruktur, baik yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional ataupun tidak harus memperhitungkan dampak yang dapat diberikan, bukan seberapa banyak proyek harus dibangun,”ujarnya di Muara Teweh, Jumat (23/3/2018)

Kehadiran infrastruktur harus memberikan manfaat bagi seluruh wilayah, sehingga memberikan manfaatkan untuk segenap warga. Dengan harapan, kehadiran infrastruktur berimbas pada upaya mengatasi ketimpangan pendapatan masyarakat, sehingga berdampak pada pengentasan kemiskinan.

Baca Juga :   Demokrat dan PKB Diprediksi Berjaya, Partai NasDem Mengejutkan dengan Dua Kursi di DPRD Barut

“Pembangunan infrastruktur harus dijadikan sarana untuk mendorong pemerataan ekonomi antarwilayah hingga memperkecil ketimpangan pendapatan. Target menciptakan keadilan sosial inilah yang sejatinya menjadi indikator keberhasilan pembangunan infrastruktur yang inklusif,”pungkasnya.(agustian)