Ini Hasil Mediasi PT Trisula Kencana Sakti dengan Pihak Paguyuban Ladon Bin Gampir

oleh -177 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Asisten I Sekertaris Daerah Kabupaten Barito Timur H. Rusdianor memimpin mediasi antara perusahaan batu bara PT Trisula Kencana Sakti (TKS) dengan pihak Paguyuban Ladon Bin Gampir (Mabunau).
Mediasi tersebut digelar di Aula Kantor Bupati Barito Timur, Senin (17/09).

Mediasi yang hampir 5 jam tersebut mengasilkan titik terang dengan empat poin kesimpulan.

Hasil kesimpulan tersebut yakni, kedua belah pihak sepakat melakukan pengecekan lapangan dengan membentuk tim yang di pimpin pemerintah daerah (Pemda) setempat, dengan pihak-pihak terkait untuk mengetahui lokasi titik koordinat lahan sengketa apa masuk atau tidak dalam wilayah IUP PT. TKS.

Baca Juga :   Wakil Bupati Bartim Imbau Masyarakat Jangan Sampai Golput

Kedua, sebelum dilakukan pengecekan kelapangan diharapkan agar Pak Sudirman Adri Aid benar-benar mempersiapkan dan menunjukkan bukti kepemilikan tanah yang asli dan serta menyelesaikan permasalahan internal dalam keluarga terkait kepemilikan lahan tersebut. Ketiga, Pihak Perusahaan PT TKS, bersedia menanggung biaya pengecekan ke lapangan.

Baca Juga :   Bupati Bartim : Tantangan Kedepan Adalah Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat

Terakhir, waktu pengecekan lapangan akan dilaksanakan dalam waktu tiga bulan ke depan, selama waktu tersebut lahan Paguyuban Ladon Bin Gampir (Ma Banua) tidak boleh di ganggu maupun adanya aktivitas.

“Waktu tiga bulan dikarenakan banyak sengketa lahan lain yang juga ditangani oleh pemerintah daerah, yang sudah dilakukan mediasi sebelum permasalahan ini,” ucap Rusdi sapaan sehari hari kepada Awak media.

Baca Juga :   Kapolsek Parenggean Sampaikan Himbauan Kamtibmas dalam giat Safari Jumat Keliling.

Dijelaskannya, sengketa lahan itu terjadi dari tahun 2007, pihak Paguyuban Ladon Bin Gampir (Ma Banua) yang menganggap lahan seluas 180 hektare di anggap masuk IUP PT TKS dengan meminta pembayaran untuk pembebasan lahan, namun pihak managemen PT TKS siap membayar apabila jelas letaknya.(Budi).