Ini Orangnya, Pencuri HP di Dashboard Sepeda Motor Matic Milik Ajudan Bupati Barut

oleh -215 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Masyarakat agar hati-hati saat menaruh barang berharga di laci dashboard sepeda motor matic. Meski terlihat aman, hal tersebut ternyata dapat memancing kerawanan tindak kejahatan pencurian. Seperti dialami oleh Jati Prayogo, ajudan Bupati Barut dan Endah Dwi Lestari.

Baru-baru ini, Polres Barito Utara, Polda kalimantan Tengah mengungkap kejahatan pencurian, dengan modus mencuri barang berharga yang disimpan di dashboard sepeda motor matic.

Dalam melancarkan kejahatannya, para tersangka “hunting” mencari barang berharga yang ditaruh di tempat penyimpanan barang, di dashboard sepeda motor.

Dua tersangka bernama Hendrianoor alias Hendri (19) alamat jalan Cempaka Putih, No. 38, RT. 24, Kel. Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, dan Arya Weda alias Arya warga Jalan Kenanga Rt 23, Kelurahan Melayu, diringkus polisi karena dugaan kasus tersebut.

Baca Juga :   Ajakan Terapkan Pola Hidup Sehat Disampaikan Bhabinkamtibmas Polsek Gunung Purei Kepada Warga Desa Linon Besi I

Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma, S.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang menjelaskan, tersangka ditangkap Tim Resmob Polres Barut di dua lokasi berbeda, hari Kamis tanggal 26 Desember 2019 malam.

“Kedua tersangka kita amankan di depan rumah mereka masing-masing. Adapun tempat kejadian perkara (TKP) di jalan Pramuka sebrang Rumah Makan Asyifa pada saat korban Jati Prayogo (ajudan Bupati Barut_red) sedang membeli buah-buahan, meninggalkan dua unit HP yaitu merk iphone 7 plus dan merk Huawai Honor 8 X di boks sepeda motor matic miliknya, dalam waktu beberapa menit telah hilang,” jelas AKP Kristanto, Minggu (29/12/2019).

Baca Juga :   Polres Barito Timur Buru Pelaku Penganiayaan Berat Hingga ke Kutai Timur

Kemudian di TKP Jalan Ahmad Yani dekat Warung Goyang Lidah, saat korban Endah Dwi Lestari meninggalkan HP merk iphone 8 plus di boks sepeda motor matic miliknya, dalam waktu beberapa menit juga telah hilang.

Kepada polisi tersangka Hendri mengakui bahwa telah mengambil HP merk iphone 8 plus di Jalan Ahmad Yani dekat Warung Goyang Lidah, bersama dengan tersangka Arya.

” Tersangka Arya mengakui telah melakukan pencurin bersama dengan tersangka Hendri di Jalan Ahmad Yani dan di Jalan Pramuka bersama dengan tersangka Rian adik tersangka Hendri, saat ini masih belum tertangkap,” papar Kasat.

Baca Juga :   Sambangi Sejumlah Pegawai Kantor Kecamatan Lahei, Aipda Haris Bhabinkamtibmas Polsek Lahei Sampaikan Pesan Saber Pungli

Kini para tersangka terancam tidak bisa bertahun baru di rumah bersama keluarga. Tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi. Keduanya dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian, ancaman hukumannya paling lama 7 tahun penjara.

” Akibat perbuatan kedua tersangka, para korban diperkirakan mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Bersama para tersangka turut kami sita barang bukti berupa satu unit HP merk iphone 8 plus warna merah dan satu unit HP merk iphone 7 plus warna biru tua,” pungkasnya.(Tim)