Ini Pesan Kapenrem 052 Wijayakrama Pimpin Upacara Bendera

oleh -58 views

TEWENEWS, Jakarta – Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 052/Wijayakrama – Kodam Jaya, Mayor Inf Nurul Huda, S. Sos menegaskan, upacara Bendera rutin yang dilaksanakan setiap minggu bukan hanya sebuah rutinitas. Namun, harus benar-benar dimaknai sebagai sebuah implementasi jiwa nasionalisme.

Menurut perwira menengah TNI AD dengan ‘Bunga Tanjung’ satu dipundaknya ini, salah satu makna nasionalisme bisa dilakukan melalui penghormatan terhadap simbol negara (Bendera Merah Putih) yang telah diperjuangkan melalui pengorbanan jiwa, raga serta harta benda para pahlawan kusuma bangsa.

Baca Juga :   Kodim 0503/Jakarta Barat Berduka Cita Atas Meninggalnya Alm. Peltu Lili Suheli

Selain itu, sosok Kapenrem yang khas dengan senyum simpul nan berwibawa ini juga memaparkan, dengan jiwa nasionalisme yang tinggi seorang prajurit dapat mengemban tugasnya dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Ia menilai, hal ini karena didasari oleh semangat perjuangan dan semangat merah putih.

Baca Juga :   Polsek Kapuas Kuala Gencar Sosialisasikan Maklumat Kapolda Tentang Larangan Karhutla Kepada Warga Binaannya

“Marilah kita melaksanakan tugas dengan penuh ikhlas dalam rangka menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ucap Mayor Inf Nurul Huda, saat menjadi Inspektur upacara bendera di halaman Makorem 052 Wijayakrama, Jalan Boulevard Diponegoro, Lippo Karawaci, Tangerang, Senin (3/2/2020).

Di akhir pemaparannya, sosok pria yang dikenal ramah seperti pimpinannya (Danrem -red) ini berharap kepada para prajurit TNI AD di jajaran Makorem 052 Wijayakrama dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, sehingga akan terbangun jiwa nasionalisme dan bela negara yang tinggi dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI.

Baca Juga :   Sehat Itu Sederhana, Personil Marnit Bahaur Rutin Olahraga

“Semoga kita selalu diberikan kemudahan dalam bertugas dan selalu utamakan faktor keselamatan,” pungkasnya dalam upacara penghormatan terhadap sang Bendera Merah Putih yang diikuti oleh seluruh prajurit dan ASN (Aparatur Sipil Negara) serta personel Makorem tersebut. (M.Solichin)