Ini Yang Dilakukan Babinsa Koramil 0906-07/Sebulu Basmi Hama Padi

oleh -26 views

TEWENEWS, Tenggarong – Kesungguhan TNI dalam menyukseskan ketahanan pangan patut diapresiasi. Seluruh jajaran, baik kodim sampai koramil, singsingkan lengan baju dalam mendampingi persoalan petani.

Hal ini ditunjukkan oleh Koramil 0906-07/Sebulu melalui Sertu Eko Agus Babinsa Desa Giri Agung dalam mendampingi petani padi untuk membasmi hama pengganggu tanaman padi, Jumat, (26/7/2019)

Babinsa Koramil 0906-07/Sebulu melakukan penyemprotan hama padi di area persawahan Desa Giri Agung.

Baca Juga :   Babinsa Koramil 0906-01/Tenggarong Kawal Pendistribusian Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Covid-19

“Penyemprotan hama padi khususnya wereng ini sebagai bentuk tugas kami dalam operasi militer selain perang (OMSP),” kata Sertu Eko Agus, babinsa Koramil 07/Sebulu.

Sertu Eko Agus juga mengatakan, pendampingan petani di wilayah binaannya tersebut dalam upaya menghasilkan panen yang maksimal pada waktunya. “Dengan penyemprotan hama secara berkala, kami berharap apa yang menjadi cita-cita bersama untuk menciptakan ketahanan pangan menuju swasembada pangan dapat tercapai,” imbuhnya.

Baca Juga :   Inovasi Box Sterilisasi Uang, Kodim 0906/Tenggarong Raih Penghargaan dari Panglima TNI

Acara penyemprotan hama di areal persawahan warga Desa Giri Agung seluas 8 hektare diikuti oleh PPL Pertanian, Babinsa, Ketua Poktani, dan Petani Desa Giri Agung berjalan begitu guyub.

Dia juga menyatakan pendampingan petani yang dilakukannya bukan saja sekadar permasalahan pertanian semata, tetapi dalam upaya menguatkan sinergitas TNI dan warga untuk saling mengisi berbagai proses pembangunan dan ketahanan negara.

“Melalui ketahanan pangan ini, keakraban dan kekeluargaan TNI dengan warga juga semakin dekat dan harmonis,” ujar Eko yang juga kerap dalam pendampingannya

Baca Juga :   Sinergitas Koramil 01 Bersama Polsek Tenggarong Keliling Desa Himbau Virus Corona ke Warga

Dalam acara tersebut, dia juga menghimbau kepada para petani untuk melakukan penyemprotan secara serentak guna mengendalikan serangan hama tersebut.

“Bila penyemprotan dilakukan bersama-sama, hama jamur tidak akan menyebar ke sawah yang lainnya dan akan menyebabkan gagal panen,” pungkasnya. (M.Solichin)