Hubungi Kami

POLITIK

Ini yang Melatarbelakangi Agustian Rajab Maju Menjadi Caleg DPRD Dapil 1 Barut

Published

on

TEWENEWS, Muara Teweh – Satu lagi politisi Barito Utara yang berkiprah di perpolitikan daerah, memutuskan maju menjadi calon legislatif (caleg) DPRD Dapil 1 Muara Teweh. Dialah M.Agustian Rajab, Keputusan lelaki kelahiran 4 Agustus 1974 ini, tak terlepas dari semangat pengabdian membangun Barut.

Untuk mengetahui lebih jauh komitmen alumni SMEA Muara Teweh 1994 ini maju menjadi Caleg DPRD Dapil 1 Barut, berikut petikan wawancara khusus wartawan tewenews.com dengan M.Agustian Rajab di Muara Teweh, Jumat(9/11/2018).

Apa yang melatarbelakangi Anda maju menjadi Caleg DPD Dapil 1 Barut?

Saya memutuskan menjadi calon legislatif (caleg) khususnya daerah kampung halaman saya, Dapil 1 , dilatarbelakangi semangat pengabdian kepada kampung halaman. Keputusan saya ini tidaklah sekadar ingin menjadi anggota DPRD. Tidak pula hanya ingin menjadi pejabat.

Meskipun yang namanya pengabdian itu tidaklah harus menjadi DPRD pejabat. Namun bila melakukan pengabdian tanpa memiliki sebuah instrumen yang kuat seperti menjadi anggota DPRD, tentu sulit bagi saya membuat daerah kita ini lebih maju, lebih sejahtera. Dengan menjadi DPRD, tentu saya akan menjadi penyambung lidah rakyat dari daerah yang saya wakili.

Saya menjadi pembawa pesan, pembawa harapan rakyat dan memperjuangkan harapan-harapan itu supaya terealisasi dan dinikmati rakyat sebagai warga negara yang berhak mendapat kesejahteraan dari negara. Saya akan berjuang habis-habisan memperjuangkan aspirasi, membela hak-hak rakyat, mewujudkan harapan rakyat. Itulah kenapa saya termotivasi untuk menjadi caleg.

Bila tidak, apa yang bisa saya lakukan membantu rakyat dan memajukan tanah kelahiran ini? Tentu tidak akan signifikan. Makanya, penting sekali memiliki alat dan sarana untuk mewujudkan itu. Apa alat dan sarana itu? Tentu di DPRD.

Inilah motivasi awal, motivasi dasar saya. Selain itu, saya ingin betul-betul membangun daerah ini supaya lebih maju dengan memperjuangkan anggaran-anggaran di APBD untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat . Hal itu hanya bisa dilakukan bila saya menjadi DPRD. Makanya saya menawarkan kepada rakyat untuk berjuang bersama saya, karena tidak semua orang punya kesempatan untuk maju sebagai caleg. Saya ingin bersama rakyat Dapil Barut 1, maju bersama supaya rakyat lebih sejahtera. Inilah secara umum motivasi dan latar belakang kenapa saya maju menjadi caleg. Intinya, saya ingin wakafkan hidup untuk memperjuangkan nasib rakyat yang saya wakili. Bukan untuk diri saya, tapi untuk semua.

Dari kunjungan ke lapangan, bagaimana Anda melihat Barut sejauh ini?

Saya sering turun ke bawah, turun ke rakyat, hadir di tengah rakyat. Saya ajak mereka bicara, saya ajak diskusi, saya dengar suara mereka, saya dengar kata hati mereka, saya catat keinginan dan harapan mereka. Saya bersumpah dalam diri saya, bahwa semua harapan mereka akan saya perjuangkan. Secara umum kehidupan di Barut terutama daerah dapil yang akan saya wakili, kehidupannya masih banyak yang prasejahtera dan tidak sedikit yang masih kategori miskin atau butuh bantuan.

Kondisi ini membuat saya semakin bersemangat untuk bisa segera memperjuangkan kehidupan mereka, membela hak-hak mereka. Karena impian dan harapan saya adalah bisa menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, yang penting negara hadir memfasilitasi dari APBD. Inilah tugas kewajiban saya nantinya, memastikan APBD untuk kesejateraan rakyat. Ini semua akan saya perjuangkan supaya Barut secara umum, mendapat porsi pembangunan yang cukup untuk membangun sumber daya manusia dan membangun sarana prasarana atau infrastruktur yang dibutuhkan.

Apa persoalan mendasar yang dihadapi Barut sekarang ini?

Persoalan mendasar bagi masyarakat Dapil 1 Barut secara umum hampir sama dengan daerah lainnya. Banyak permasalahan yang timbul. Tapi inti dari semua permasalahan itu adalah, rendahnya kesejahteraan, rendahnya tingkat pendapatan masyarakat atau masalah ekonomi. Termasuk, daya beli dan lapangan kerja. Inilah yang paling harus difokuskan. Jika mengurai semua masalah, akarnya ekonomi. Makanya kita fokus di situ, meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan rakyat.

Bagaimana langkah konkret menyelesaikannya?

Langkah konkret menyelesaikan masalah itu, terletak bagaimana meningkatkan pendapatan masyarakat. Barut ini banyak petani. Industri ada, tapi tidak terlalu besar. Hal paling penting itu adalah, bagaimana APBD menyediakan dan mengalokasikan bantuan-bantuan untuk pertanian, seperti bibit, alat olah lahan pertanian, ketersediaan dan subsidi pupuk. Serta, bantuan lain yang bersifat meningkatkan produktivitas pertanian.

Kemudian, APBD mesti mengalokasikan anggaran untuk sarana prasarana pasca menanam dan panen. Jangan sampai terjadi panen baik, tapi hasilnya sulit dibawa ke pasar. Makanya, sarana penunjang harus dibangun dari sentra pertanian menuju pasar. Selain itu, bantuan-bantuan untuk pembangunan sumber daya manusia harus dialokasikan di APBD.

Kita harus pastikan SDM Barut meningkat kualitasnya. Tentunya lewat pendidikan yang mumpuni, bukan hanya kesehahteraannya saja. Itu yang bisa saya lakukan nanti, mengawal dan memastikan anggaran untuk Barut di APBD betul-betul teralokasi. Setelah itu, saya juga akan turun memastikan anggaran itu sampai di tangan masyarakat. Tentunya, bidang pertanian. Inilah hal paling perlu, selain mendatangkan investasi ke Barut.

Baca Juga :   Saat Sosialisasi Caleg NasDem, Masih Ada Warga Hidupnya Memprihatinkan

Memasarkan SDA dan pariwisata yang ada lewat promosi promosi. Itu semua hanya akan bisa dilakukan lewat kerja sama semua pihak. Tidak hanya saya, tapi juga pemda. Makanya, saya mengajak semua bersama-sama untuk melangkah bersama demi Barut yang terus meningkat kualitas kehidupannya dan meningkat kualitas manusianya.
Apa potensi yang perlu dikembangkan di Barut guna menyelesaikan persoalan yang ada?

Bicara potensi, Barut ini punya banyak potensi. Meski tidak terlalu banyak juga potensi unggulan yang signifikan. Tapi, potensi yang kita miliki cukup beragam dan banyak. Ini semua bisa kita maksimalkan pemanfaatannya untuk rakyat. Selama ini, Sumbar didominasi pertanian, perkebunan dan perdagangan. Komoditi pertanian dan perkebunan masih yang paling besar. SDA atau mineral tidak begitu bagus. Lahan juga semakin terbatas untuk pengembangan dan perluasan lahan pertanian dan perkebunan.

Makanya sebagai sumber ekonomi baru, kita harus fokus membesarkan dunia pariwisata. Terlebih, Barut memiliki keindahan alam yang sangat mewah di pandang. Tapi, belum terjual atau terpromosikan secara baik. Belum juga dikelola dengan baik supaya menjadi tujuan kunjungan wisata. Makanya, salah satu andalan sumber ekonomi ke depan adalah mengelola pariwisata dan menjadikannya sumber pendapatan.

Seperti apa bentuk perjuangan yang akan Anda lakukan nanti?

Bentuk perjuangan yang saya lakukan tentu perjuangan yang baik, perjuangan yang all out, dan tidak mengenal menyerah. Bila nanti terpilih menjadi DPRD, saya akan aktif berkomunikasi dengan pihak-pihak eksekutif yang menyusun anggaran dan program di APBD. Saya bakal pastikan bahwa daerah yang saya wakili tidak boleh ketinggalan alokasi APBD untuk bisa mengimplementasikan apa-apa saja yang saya sampaikan di atas. Fokus saya nanti, Kementerian Pertanian, Kementerian ESDM, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Hal ini saya lakukan agar alokasi anggaran untuk Sumbar khususnya daerah yang saya wakili, betul-betul masuk dan teralokasi. Itu perjuangan saya di DPR nanti. Selain itu, saya aktif menpromosikan destinasi wisata Barut ke dunia internadional, mengajak investor mau berinvestasi di Barut. Saya pikir bila itu bisa dan berhasil dilakukan, insya Allah Barut akan lebih maju dan lebih sejahtera.

Terkait lembaga DPRD sekarang ini, bagaimana Anda melihatnya?

DPRD secara lembaga belakangan kita lihat menurun kualitasnya dan menjadi salah satu lembaga negara yang kurang mendapat kepercayaan masyarakat. Itu tercermin dari hasil survei yang ada. Terlebih, banyak juga anggota DPRD dan DPR RI terlibat korupsi. Ini memang menjadi masalah sendiri bagi lembaga DPR.

Padahal, DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat harusnya menjadi lembaga yang paling dipercaya rakyat. Tapi mengapa justru DPR menjadi lembaga yang tidak dipercaya rakyat? Inilah yang harus dibenahi. Partai juga kita harapkan memilih caleg yang integritasnya baik, sehingga ke depan anggota DPR terpilih adalah orang-orang berintegritas baik. Sistem juga harus diperbaiki.

DPR harus dibuat lebih terbuka dan harus ada pengawasan yang baik dari partai terhadap kadernya agar DPR kembali mendapat kepercayaan.
Seandainya Anda terpilih nanti, apa yang akan Anda lakukan untuk membenahi DPR?
Kalau saya diizinkan Allah SWT terpilih jadi DPRD, insya Allah terpilih ya, maka saya akan menggalang transparansi di DPR. Pembahasan anggaran dengan eksekutif yang terbuka, transparan dan juga rapat-rapat yang boleh dihadiri masyarakat.

Intinya, keterbukaan, akses informasi tentang kegiatan DPR harus mudah didapat dan diketahui masyarakat. Sehingga, rakyat tahu DPRD-nya sedang apa dan sedang di mana. Itu akan membuat pengawasan dari masyarakat menjadi sangat dekat. Itu hak rakyat, karena DPR ini kan tuan dan majikannya adalah rakyat. Jadi tuannya harus tahu apa yang dilakukan wakilnya. Intinya itu.

Bagaimana keyakinan Anda, bisa memenangkan pileg nanti?

Keyakinan tentu harus dibangun dan dipupuk. Tanpa keyakinan, maka pekerjaan kita akan terasa berat. Keyakinan itu justru modal awal untuk bekerja bersama rakyat. Tanpa keyakinan, maka kita tidak akan percaya diri untuk dekat dengan rakyat. Jadi masalah keyakinan, ya harus yakin penuh. Maka keyakinan akan menjadikan kita semangat. Semangat akan membuat kita terasa ringan bekerja, maka kita akan selalu punya energi untuk datang kepada rakyat dan mendengar suara rakyat.

Terakhir, dukungan keluarga atas keputusan Anda maju jadi caleg?

Terkait keluarga, tentu menjadi yang nomor satu bagi saya. Restu dan izin dari Istri tercinta yang selalu setia mendampingi saya mengarungi hidup ini adalah mutlak. Doa anak-anak saya, tentu menjadi energi tak terhingga bagi saya.

Mereka adalah kumpulan semangat dan kumpulan energi bagi saya. Mereka semua mendukung langkah saya maju di kancah politik. Mereka merestui saya bertarung menjadi wakil rakyat. Demikian juga keluarga lainnya, teman-teman, handai taulan, sanak famili dan semua orang terdekat dengan saya, mendukung dan memberi restu atas langkah saya. Tanpa restu mereka, saya tentu bukan apa-apa. Jadi, mereka semua ada bersama-sama dengan saya dalam dukungan dan dalam doa.(Taufik/Tim)

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian