Inspektorat Riksus Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Barito Utara

TEWENEWS, Muara Teweh – Inspektorat Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah melakukan pemeriksaan khusus (riksus) terhadap dugaan penyimpangan dana desa di sejumlah desa di Barut. Riksus tersebut dilakukan menyusul adanya laporan yang masuk ke Inspektorat sejak awal 2014 lalu.

Kepala Inspektorat Elpi Elpanop, Senin, 7 Oktober 2019 menyebutkan Riksus dilakukan menindaklanjuti permintaan dari pihak Kejaksaan Negeri maupun Pihak kepolisian terkait laporan Masyarakat terhadap dugaan peyalahgunaan ADD maupun DD yang dikelola oleh empat Kepala Desa di Kabupaten Barito Utara.

“Ada empat Desa yang sedang kami lakukan Riksus terkait dugaan penyimpangan pengunaan anggaran ADD dan DD dari tahun 2014 sampai 2018, yakni Desa Jangkang Baru, Desa Hurung Enep, Desa Muara Inu dan Desa Trinsing,” ujarnya.

Baca Juga :   Mantan Bendahara Dinas Kesehatan Murung Raya, Norhadi Divonis 5 Tahun Penjara

Elpi Elpanop menegaskan, ke empat Desa ini dua ditangani Kejaksaan dan dua lagi di oleh Kapolres Barito Utara, saat ini kami masih melakukan pengumpulan berkas-berkasnya selanjutnya akan dilakukan pemerikasaan oleh BPKP untuk menentukan kerugiannya.

Terpisah, terkait status Kepala Desa Trinsing di Kecamatan Teweh Selatan sampai saat ini status yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan unit Tipikor Polres Barut, ” Masih belum di tetapkan sebagai tersangka, proses masih dalam tahap Lidik ke Sidik,” ujar sumber di Polres Barut.(Hison/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian
%d blogger menyukai ini: