IPAl RSUD Muara Teweh, Sederhana Tapi Membahayakan

oleh -97 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Air limbah rumah sakit, salah satu sumber potensial pencemaran lingkungan yang sangat membahayakan. Bila diolah sederhana, tentu saja menjadi permasalah serius dikemudian hari.

Kekawatiran terhadap pencemaran berbahaya limbah rumah sakit, setidaknya dirasakan pula oleh sejumlah masyarakat disekitar lingkungan RSUD Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalteng.

“Kami jelas saja kawatir, pengolahan limbah RSUD Muara Teweh, terlihat sederhana sekali. Padahal berbahaya bagi lingkungan,” kata sumber tewenews.com via pesan WhatsApp, Sabtu 21 Juli 2018.

Baca Juga :   Kipas Angin Kotor dan Plafon Bocor,Gubernur Tegur Direktur RSUD Barut

Disisi lain, memang air limbah rumah sakit, salah satu sumber potensial pencemaran lingkungan. Selain itu, dampaknya juga sangat membahayakan bagi masyarakat.

Ketika tewenews.com melakukan penelusuran saluran pembuangan limbah RSUD Muara Teweh, tampak hanya menggunakan pipa ukuran kecil tipe biasa.

Baca Juga :   Babinsa Koramil 1013-03/Teweh Tengah Tegakkan Disiplin Protkes Covid-19

Karenanya, wajar warga merasa cemas terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh limbah RSUD Muara Teweh. Meski sudah diolah, tapi Ipal diragukan memenuhi standar.

Selain dikawatirkan mudah kropos, dengan pipa kafasitas kecil, akan tidak mampu menampung jumlah air limbah, yang dihasilkan dari pembungan dari ruang perawatan.

Padahal beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain yakni jumlah air limbah yang akan diolah. Juga kualitas air limbah dan kualitas air olahan.

Baca Juga :   PWI Jalin Sulaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama

“Dalam hal itu, kualitas air olahan dari limbah, diharapkan menjadi kemudahan dalam hal pengelolaan dan perawatan. Serta adanya ketersediaan lahan dan sumber energi,” ungkap sumber di tempat terpisah, Sabtu 21 Juli 2018. (tim)