Jelang Peresmian Jembatan Penyeberangan, Instansi Terkait Diminta Benahi Kawasan WFC

oleh -68 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) melaksanakan rapat dalam rangka persiapan peresmian dan pemberian nama jembatan penyeberangan Muara Teweh –Jingah, di aula Setda lantai I, Selasa (30/11).

Rapat dipimpin Wakil Bupati Barito Utara (Wabup) Sugiato Panala Putra didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Muhlis, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) M Iman Topik dan dihadiri Seketaris Dinas  PUPR. Simamoraturahman, Kabid Bina Marga, Kabid CK, Kabid SDA, Kepala SOPD terkait, Camat Teweh Tengah, Camat Teweh Baru, serta undangan lainnya.

Saat memimpin rapat, Wabup Sugianto mengatakan, jelang  peresmian ini harus dilakukan beberapa persiapan, karena jembatan ini adalah merupakan salah satu ikon Kabupaten Barito Utara.

“Rapat hari ini untuk kita mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan terjadi nantinya,” kata Wabup Sugianto Panala Putra.

Baca Juga :   Kegiatan Tambang PT Skyland Energi Power Ilegal

Selain itu juga, kata Wabup Sugianto, kegiatan persiapan menyangkut area Water Front City (WFC) terkait lahan parkir dan pedagang yang perlu dan harus ditata untuk keindahan WFC.

“Parkir yang kita lihat sekarang di WFC agak kurang tertata rapi walaupun ada yang mengurusnya,” tuturnya.

Lanjut Wabup Sugianto, penataan parkir inilah yang nanti harus dilakukan pengaturan saat dilaksanakannya peresmian jembatan.

“Jangan ada lagi parkiran di sekitar area peresmian jembatan penyeberangan Muara Teweh – Jingah,” ungkapnya.

Wabup Sugianto juga meminta kepada Dinas Instansi terkait agar dapat menata kembali ke indahan di sekitar area peresmian jembatan agar terlihat cantik dan menarik.

“Oleh karena itu, rapat kita hari ini untuk saling berkoordinasi dengan masing-masing bidang,” ucapnya.

Baca Juga :   Operasi Yustisi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Barito Utara Sembari Bagikan Masker Pada Pengguna Jalan

Dikatakan Sugianto, masalah parkir akan diserahkan kepada Dinas Perhubungan dalam hal pengaturannya dan Dinas PMPTSP terkait masalah perizinan parkir tersebut.

Wabup juga meminta kepada dinas instansi terkait untuk membenahi dan menata kawasan lapangan hijau agar bisa terlihat indah dan dijadikan untuk taman.

“Sehingga lapangan hijau itu terlihat sangat indah dan juga bisa ada alternatif lain seperti lapangan sepak bola mini,” ujarnya.

Dia berharap kepada para petugas nanti bisa melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Meskipun pelaksanaan peresmian ini  paling lama 1 sampai 2 jam, tetapi kesiapan harus kita siapkan sedemikian rupa,” katanya.

Sementara Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M Iman Topik mengatakan Dinas PUPR sudah melakukan koordinasi bersama-sama dengan bagian protokol dan bagian umum Setda Barito Utara.

“Sesuai dengan petunjuk pimpinan, acara peresmian tersebut di laksanakan di area terbuka dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan,” kata Kadis PUPR yang juga pernah menjabat Kadis Kominfo dan Persandian ini.

Baca Juga :   Cipkon Sitkamtibmas, Tim Jelawat Sambangi Gudang PT. Sumber Kahayan Kharisma Sampit

Dikatakan Topik, sebelum peresmian jembatan Muara Teweh-Jingah areal WFC agar clear and clear. Sesuai dengan petunjuk Bupati Barito Utara H Nadalsyah sepanjangan dari hulu ke hilir.

Topik juga menjelaskan bahwa jembatan penyeberangan Muara Teweh – Jingah ini nantinya akan menjadi ikon Barito Utara. Untuk itu jelasnya, bupati memerintahkan Kami agar melakukan membersihkan dan melakukan penataan kembali kawasan Water Front City.

Menurut Topik, dari awal kawasan WFC dibangun untuk ikon kota Muara Teweh, disamping juga sebagai objek wisata bagi warga masyarakat Kabupaten Barito Utara dalam menikmati indahnya sungai Barito.

(AP/Tim)