Jembatan di Belakang Pasar Tamiang Layang Hampir Ambruk, Warga Minta Cepat di Perbaiki

oleh -10 views

TEWENEWS, Tamiang Layang –Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) bergoyang dan dikawatirkan sewaktu-waktu akan ambruk, warga di Gang Tampe Sungai Sirau RT. 9 tepatnya dibelakang Pasar Tamiang Layang Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah, minta agar Jembatan tersebut cepat diperbaiki.

Salah satu pengguna jalan yang sering melintasi jembatan tersebut, Bartoleksono mengatakan bahwa JPO yang terbuat dari kayu Ulin tersebut kondisinya sangat memprihatinkan.Banyak pengguna jembatan yang khawatir ketika akan melintasi jembatan sepanjang 35 meter dan lebar 2 meter bergoyang apabila dilewati.

Baca Juga :   KPK Gelar Sosialisasi Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara di Tamiang Layang

“Kalau melintas di jembatan tersebut harus ekstra hati hati, karena Jembatanya bergoyang-goyang. Saya takut menyeberang  jembatan tersebut karena rasanya seperti mau roboh,” ujarnya, Sabtu (19/6/2021).

Pak Berto atau Abah Moses yang  biasa dipanggil orang ini mengaku heran mengapa jembatan  tersebut seperti tidak dirawat.Padahal jembatan ini strategis karena banyak warga yang memanfaatkan untuk menyeberang.

Baca Juga :   Sulit Air Bersih Warga Desa Muru Duyung, Sambut Baik Program Pamsimas

“Sangat disesalkan sebenarnya kenapa tidak adanya perhatian khusus terhadap JPO tersebut. Padahal jembatan tersebut adalah akses untuk warga kekebun dan pertanian serta ada pemukiman juga,” ucapnya.

Diungkapnya, jembatan yang berumur sekitar 10 tahun tersebut sudah mulai bergoyang selama 5 tahun lamanya. Sampai saat ini tidak pernah ada perbaikan atau perehapan.

Bahkan beberapa bagian di antaranya telah berlubang sehingga sangat membahayakan pengguna jembatan.

Sebelumnya, dirinya juga pernah mengusulkan perehapan jembatan tersebut kepada pihak Dinas PU  Barito Timur, namun pihaknya mengarahkan ke Perkim.

Baca Juga :   Jelang Pilgub Kalteng, Ketua DPRD Bartim Minta Warga Jaga Suasana Agar Tetap Kondusif

Diungkapkannya, pernah kita usulkan, namun pihak PU dan Perkim malah mengarahkan ke Dinas Pertanian Bartim.

“Saya berharap instansi terkait segera memperbaiki jembatan tersebut, karena jembatan ini sering dipakai masyarakat untuk melintas. Kalau dibiarkan seperti ini, kondisinya akan makin parah dan takutnya ada korban jiwa kalau tidak secepatnya diperbaiki,” pungkasnya. (Ahmad Fahrizali)