Kades Benangin 1 Santai Dilaporkan ke Kejaksan Terkait Dana Desa

oleh -158 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Terkait adanya laporan warga Desa Benangin 1, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah ke kejaksaan Negri Muara Teweh. Mereka menuding Kades terlibat dugaan penyelewengan ADD dan DD, tahun 2017 – 2018. Kepala Desa Benangen 1 Yudi Hartono, menanggapi dengan santai laporan tersebut.

“Sangat saya syukuri, kenapa Karena mereka ikut mengontrol jalannya Pemerintahan Desa Benangin 1 yang saya jalani selama ini. Namun yaah caranya yang sangat saya sayangkan, tidak menunjukan budaya kita yang santun dan penuh kekeluargaan,”ujar Yudy Hartono kepada tewenews.com Sabtu (26/10/2019).

Baca Juga :   Dugaan Kasus Korupsi Kades Belum Juga Diusut, Ini Kata Warga Lampeong II

Mungkin papar Kades Benangin 1, mereka merasa itu yang paling benar, coba kalau memang mau tahu persis apa yg dijalani oleh Pemdes terkait masalah penggunaan dana datanglah ke kantor kita, kantor itu juga milik masyarakat, tanyakan bagaimana sebetulnya penggunaan dana yang masuk kedesa selama ini.

Baca Juga :   Kabar Baik, 20 Pasien Positif Covid-19 Barut yang Dirawat di RSUD Puruk Cahu Dinyatakan Sembuh

“Kami juga ada LPJ untk semua penggunaan dana itu dan diverifikasi, nah kita terbuka aja terkait masalah dana, sekarang masalah Bumdes , justru ini yang lebih menarik, kenapa? Seharusnya mereka tanyakan ke pengurusnya, ke Kepala Desanya gimana perjalannya selama 14 bulan ini, lihat laporan keuangannya dan bawa itu BPD bila perlu,”tegasnya.

Hal ini untuk kita bersama-sama bisa mengetahui bagaimana hasilnya, kemana penggunaanya, kan wajib masyarakat tau. Tapi ini langsung dilapor, apa ini bisa menyelesaikan masalah justru ini budaya dan sifat kekeluargaan kita jadi ternodai oleh semacam keceburuan yang belum tentu seratus persen kebenarannya.

Baca Juga :   Riuh Protes Pemegang E-KTP Tak Bisa Mencoblos dalam Pilkades Barut

“Untuk itu sampai disini dulu, nanti bisa kita lanjut secara detail. Terimakasih semuanya atas informasi ini. Ini sekaligus menjawab tudingan adanya dugaan penyelewengan dana ADD dan DD tahun 2017,” pungkasnya.(Tim)