Kades Mengeluh Anggaran Gajih Dipotong Lima Persen untuk BPJS Kesehatan

oleh -13 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Salah satu Kepala Desa di Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mengaku keberatan dengan kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sesehatan (BPJS) yang angsung memangkas Dana Desa untuk iuran BPJS sebesar lima persen.

“Kami bingung membuat SPJ potongan untuk iuran BPJS sebesar 5 persen dari honor perangkat desa, karena menurut aturan potongan honor perangkat desa harus diatas Upah Minimum Kabupaten (UMK) sedangkan perangkat ada yang honornya ada di bawah UMK,” ujarnya.

Baca Juga :   Kades Sibung Apresiasi Distanaktan dalam Upaya Mewujudkan Ketahanan Pangan

Menanggapi keluhan dari Kepala Desa tersebut Kabid Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Istiari Hardini, SKM,AAK, menyampaikan hal itu sudah sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018.

“Perhitungan iuran PPU penyelengara Negara, Kepala Desa dan Perangkat Desa, dikenakan potongan untuk iuran BPJS sebesar 5 persen rinciannua 2 persen di potong dari gajih dan 3 persen dari dana desa, dan ini sudah baku dan juga berlaku di seluruh Indonesia,” ungkapnya, Rabu (19/6/2019).

Baca Juga :   Ada "Diskotik" di Armani Hotel, Benarkah ?

Terpisah Staf Bagian Administrasi di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa saat di konfiemasi pemotongan untuk BPJS tersebut menyampaikan pihaknya ada kesepakatan dengan pihak BPJS terkait hal tersebut.

“Kami sudah tiga kali mengadakan rapat terkait masalah itu dan hingga sekarang setahu saya masih belum ada kesimpulan, karena yang saya ikuti rapat terakhir pak Kadis merekomendasikan minta diadakan rapat dengan pihak Provinsi,” jelasnya.

Baca Juga :   Ribuan Jemaah Haul ke 14 Guru Sekumpul Padati Komplek Sekumpul

Selanjutnya masih kata Parman, kami juga meminta di tunjukan di Kalteng daerah mana yang sudah menerapkan hal itu kepada BPJS agar bisa di jadikan rujukan untuk menerapkan potongan dari gaji yang di bawah UMK.

“Kemaren ada pihak BPJS dan Apdesi mengadakan pertemuan membahas itu juga, tapi hasilnya saya tidak tahu,”pungkasnya.(Tim)