Kades Sampirang -1 Diduga Korupsi Dana Desa Kini Buronan Kejaksaan, Kerugian Negara Rp 620 Juta

oleh -72 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Masih ingat kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) dengan tersangka Kepala Desa (Kades) Sampirang-1, Mus Muliadi. Kini status kades di wilayah Kecamatan Teweh Timur itu, resmi buronan Kejaksaan Negeri Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalteng.

“Kades Sampirang -1,  Mus Muliadi, tersangka dugaan korupsi Dana Desa, kini buron setelah mangkir dari panggilan kejaksaan. Tiga kali dipanggil dia tidak datang, padahal saat berstatus saksi dia korporatif,” ungkap Kasi Pidana Kusus Kejari Muara Teweh, Indra Saragih, Selasa (21/1/2020).

Baca Juga :   Di Beritakan Soal Kerja Proyek Gunakan Kendaraan Dinas, Keluarga Wartawan di Marahi

Mantan Kades Sampirang’-1, Mus Muliadi ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana proyek pembukaan jalan desa dengan total anggaran sebesar Rp 762 juta. Dalam hal ini, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 620 juta.

“Estimasi kerugian negara Rp 620 juta, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan ( LHP ) September 2019. Dari pagu proyek Rp 762 juta, hanya kurang lebih Rp100 yang riil dikerjakan. Sprindik dikeluarkan Januari 2019,” jelas Indra.

Baca Juga :   SMPN-10 Muara Teweh Wakili Barut Dilomba UKS Tingkat Provinsi

Sedangkan aitem lain pekerjaan proyek tidak direalisasikan. Di antaranya  pembelian batu senilai Rp 400 juta, pengadaan material Sirtu Rp 150 juta, dan mobilisasi bahan material sebesar Rp 140 juta.

Baca Juga :   Dorong Peningkatan Pemanfaatan DD Melalui Program Inovasi Desa

Bahkan tidak hanya piktif dan terjadi mark-up harga satuan kegiatan pekerjaan, dalam pengembangan pengusutan kasus, terungkap pula dugaan pemalsuan tandatangan pemilik alat berat.

Dalam kasus ini kejakkaan menerapkan pasal 2 dan 3 UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), dan pasal 55 KUHP. Sejauh ini Kejari Muara Teweh terus mengembangkan pengusutan kasus. Sehingga terbuka kemungkinan ada tersangka lain, selain mantan kades. (Tim)