Kantor Dinas LH Kalteng Digeledah, Ini yang Disita Kejari Palangka Raya

TEWENEWS, Palangka Raya – Tim Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi (Tipikor) Kejaksaan Negeri Palangka Raya, mendadak melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan pada kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (20/9) pukul 14.00WIB.

Penggeledahan itu terkait adanya dugaan kasus korupsi pada proyek pembuatan atau pengadaan sumur bor tahun anggaran 2018 yang bersumber dari dana APBN, selain menggeledah dan menyita cukup banyak barang bukti dari kantor DLH, tim penyidik Kejari Palangka Raya pada hari yang sama ternyata juga menggeledah serta menyita barang bukti dari dua tempat lainnya.

Adapun lokasi yang dilakukan penggeledahan, diantaranya adalah Kantor Lingkungan Hidup Provinsi Kalteng, dipimpin langsung oleh Kajari Palangka Raya, Zet Tadung Allo, SH, MH,

Kantor Badan Restorasi Gambut atau Tim Restorasi Gambut Daerah Kalteng (TRGD) jalan Sutanegara No.02 Kota Palangka Raya dipimpin oleh Kasi intel Kejari Mahdi Suryanto, SH,MH. Gudang penyimpanan mesin sumur bor dan kelengkapannya di kantor Kelurahan Bukit Tunggal Palangka Raya, dipimpin oleh kasi pidum Bernard E.K. Purba, SH.

Tim yang melakukan penggeledahan adalah  Zet Tadung Allo,SH,MH (Kajar Palangka Rayai), O.T Agus Dedy,SE.,SH.,MH (Kasi Datun), Mahdi Suryanto,SH,MH (Kasi Intel), Agung Riyanto,SH,MH (Kasi Barang Bukti), Bangun Dwi Sugiartono,SH,MH (Kasubagbin).

Bernard EK Purba,SH, Sya’bun Na’im,SH, Hery Purwoko,SH, Nona Vera Hematang,SH, Ananta Erwandhyaksa,SH, Tediegaria,SH, RMY. Baskoro P,SH, dan Staf TU pidsus dan Intel, dibantu pengamanan 8 orang dari anggota Polres Palangka Raya.

Baca Juga :   H.Sugianto Sabran : Laporan Perekonomian Bank Indonesia Jadi Agenda Rutin

Kajari Kalteng Zet Tudung Allo memimpin langsung penggeledahan kantor DLH Kalteng. Penggeledahan tersebut dilakukan sejak pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB.

Tim berseragam hitam leres merah bertuliskan Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejari masuk ke beberapa ruangan di DLH Kalteng dan mengamankan beberapa dokumen terkait pembangunan sumur bor tahun 2018.

Dalam penggeledahan berhasil dilakukan penyitaan, berupa Dokumen-dukumen, surat-surat penting, regulasi LPJ, laporan keuangan,  2 unit HP, 15 unit Mesin pompa air dan kelengkapannya yang masih terbungkus rapi.

“ Selain kantor DLH Kalteng, kami juga melakukan penggeledahan dan menyita sejumlah barang bukti di Kantor Kelurahan Bukit Tunggal Kecamatan Jekan Raya dan kantor Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD). Jadi ada tiga lokasi kantor yang kami geledah hari ini,” kata Kepala Kejari Kota Palangka Raya Zet Tudung Allo melalui Kasi Intel Mahdi Suryanto, Jumat sore.

Selain melakukan penggeledahan di tiga kantor tersebut, lanjut Mahdi, tim penyidik juga telah melakukan penyelidikan ke lokasi sumur yang dibangun. “Kami juga sudah turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan sumur bor yang dibangun. Dan dari tiga kantor tersebut beberapa barang bukti kami amakan dan kami bawa ke kantor Kejari,” pungkasnya.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian
%d blogger menyukai ini: