Kapolres Murung Raya Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Ops Aman Nusa II 2020

oleh -44 views

TEWENEWS, Murung Raya – Untuk meminimalisir dampak terjadinya bencana, memasuki musim penghujan, Kapolres Murung Raya (Mura) AKBP Dharmeshwara Hadi Kuncoro, S.I.K memimpin ‘Apel Gelar Pasukan Aman Nusa II’ dalam rangka kesiapsiagaan penanganan kontingensi bencana 2020, di Bundaran Emas Jalan Jendral Sudirman Puruk Cahu, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Kalteng, Kamis (09/01/2020) pukul 08.00 WIB.

Apel Operasi Aman Nusa II Tanggap Bencana yang diikuti oleh instansi terkait seperti TNI, BPBD, Dinsos, Dinkes dan instansi lainnya itu digelar guna melihat kesiapan dalam mengahdapi bencana alam.

Baca Juga :   Bupati Perdie Resmikan Pasar Ramadhan 1440 Hidriyah

Kapolres Mura AKBP Dharmeshwara Hadi Kuncoro, S.I.K., dalam membacakan amanat Kapolda Kalteng memerintahkan untuk melaksanakan operasi Aman Nusa II Tanggap Bencana yang tujuan utamanya adalah membantu masyarakat yang terkena bencana.

Gelar pasukan ini untuk melakukan pengecekan kesiapan personel, mental dan fisik sehingga mereka siaga ketika terjadi bencana alam.

Baca Juga :   Bhabinkamtibmas Edukasi dan Bagikan Masker ke Warga Binaan

“Pengecakan ini termasuk kelengkapan sarpras serta untuk memudahkan koordinasi dan komunikasi saat terjadi bencana,” ungkapnya.

Bencana alam perlu penanganan stekholder pemerintah untuk mengantisipasi sehingga melalui apel ini dapat menjamin pelaksanaan penanganan yang bersatu dan saling bersinergi dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam di Kab. Mura.

Baca Juga :   HUT Bhayangkara ke -74 Polsek Murung Salurkan Baksos Polri

“Diharapkan personel yang disiagakan untuk menangani dampak bencana ini mampu bergerak cepat dan tepat dengan kelengkapan peralatan yang telah disediakan sehingga penanganan yang dilakukan petugas sesuai dengan harapan,” sambung Kapolres.

“Tingkatkan kapasitas sumberdaya manusia melalui pendidikan dan pelatihan gabungan penanggulangan bencana sehingga menciptakan kualitas penanggulangan pengintegrasian masyarakat yang tangguh dalam menghadapi bencana yang akan terjadi,” tutupnya. (Asmansyah)