Kapolres : Tidak Ada Toleransi Bagi Oknum Polisi Terlibat Narkoba

oleh -157 views
Foto : AKBP Dostan Matheus Siregar, Kapolres Barito Utara

TEWENEWS, Muara Teweh – Kapolres Barito Utara (Barut) AKBP Dostan Matheus Siregar SIK, pasti menindak tegas anggota polisi yang terbukti mengonsumsi dan mengedarkan narkotika.

Menurutnya, tidak ada toleransi bagi oknum anggota polisi yang terbukti mengonsumsi dan mengedarkan barang haram.

“Tidak ada toleransi !, kami akan mengambil tindakan tegas terhadap oknum anggota kepolisian yang belum lama ini ketahuan mengonsumsi dan menjadi pengedar barang haram tersebut (sabu-sabu, red),” ujar Kapolres saat ditemui Tewenews.com diruang kerjanya, Selasa (11/12/2018).

Saat ini jajarannya berupaya melakukan pemeriksaan mendalam terhadap oknum polisi tersebut, semoga bisa diungkap siapa saja yang terlibat dan menjadi jaringannya.

Sedangkan terkait sanksi terberat yang mungkin dijatuhkan terhadap oknum polisi itu, orang nomor satu di Polres Barut ini berjanji tak akan kompromi.

Baca Juga :   Satresnarkoba Polres Barut Ringkus Dua Budak Shabu di Dua TKP

“Selain sanksi pidana yang telah disangkakan, tentu pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH, red) terhadapnya,” tegas Dostan.

Seperti diketahui, Oknum Polisi Muhammad Yusuf, dan Akhmad Rodisiswansyah alias Anjang (46), Guru honorer di  SMAN Muara Teweh, di tangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Barito Utara karena kedapatan memiliki narkoba jenis sabu.

Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar melalui Kasat Narkoba AKP Tugiyo, membenarkan pihaknya telah mengamankan oknum anggota Polisi dan Guru honorer tersebut.

“Akhmad Rodisiswansyah,S.Hut alias Anjang, warga Jalan Perwira No 08 Rt 06 Kelurahan Melayu Kecamatan Teweh Tengah, pekerjaan Guru Honorer di SMAN Muara Teweh, adalah Target Operasi (TO) karena diduga sering melakukan transaksi dan penyalahgunaan Narkotika,”ujar Tugiyo, Jumat (7/12).

Baca Juga :   Saling Ejek Berujung Aksi Brutal,Bahrudin Amruk Ditikam Teman

Dijelaskannya, setelah petugas melakukan penggeledahan badan dan rumah di temukan barang bukti narkoba jenis sabu, dari hasil pengembangan ada analisa transaksi elektronik HP, berupa Chat WA didapat ada data transaksi bahwa tersangka Anjang, beberapa kali menerima suplay sabu dan transfer uang kepada Muhammad Yusuf, oknum anggota Polisi berdinas di Polres Barut.

“Kemudian petugas Satresnarkoba bersama Anggota Siepropam mencari dan mengamankan Yusuf dan membawa kedua tersangka berserta barang bukti ke Polres Barut untuk dilakukan proses lebih lanjut”kata kasat.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah, satu paket narkotika jenis sabu berat 0,50 gram, satu buah alat hisap sabu, satu unit timbangan digital merk CHQ warna hitam, tiga pipet kaca, satu  buah kompor pembakar sabu,  satu buah botol berisi alkohol, satu unit HP merk OPPO type CPH1801 warna hitam dan uang tunai sebesar Rp 1,350 juta.

Baca Juga :   Maling Motor Didekat Masjid At-Taqwa, Ternyata Tetangga korban

Akibat perbuatan kedua tersangka kita kenakan pasal pasal 114 ayat (1) jo 112 ayat (1) jo 132 ayat (1) UU NO.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun kurungan.”pungkasnya.(Tim)