Kasdim Pati Buka Apel Danramil dan BabinsaTersebar Tahun 2019

TEWENEWS, Pati – Apel Danramil dan Babinsa tersebar Ta. 2019 Kodim 0718 Pati digelar selama dua hari di gedung Dinas pendidikan wilayah III Kabupaten Pati / eks gedung Bakorwil Kabupaten Pati dengan tema “Danramil dan Babinsa Profesional kebanggaan Rakyat” yang dibuka oleh Kepala Staf Kodim 0718 Pati.

Dalam Kegiatan yang dihadiri oleh Kasdim 0718/Pati Mayor Inf Much Sholihin S. Ag, M. Si ini juga langsung dipantau oleh tim pengawasan kegiatan dari Korem 073/Makutarama yang dipimpin oleh Mayor Kav Hians Sintus Waleng S.T. Pasi komsos Siterrem 073 Makutarama.

Kegiatan Apel Danramil dan babinsa ini diikuti oleh sebanyak 111 orang peserta Danramil dan Babinsa jajaran Kodim Pati.

Dalam sambutannya Kasdim 0718/Pati Mayor Inf Much Sholihin S. Ag.M.si dalam acara pembukaan Apel Danramil dan Babinsa kemarin menyampaikan “kegiatan ini merupakan lanjutan dari apel Danrem dan Dandim terpusat. Dari hasil Apel tersebut Penekanan pertama dari Bapak Kasad agar seluruh aparat teritorial untuk membuat sosial media, yang isinya memuat tentang kegiatan diwilayah binaan masing-masing,”ujar Sholihin.

” Dengan meningkatkan kemanunggalan TNI rakyat melalui pelaksanaan binter yang dilaksanakan secara serius dan serentak di semua lini kehidupan masyarakat wilayah binaan untuk mengantisipasi permasalahan yang ada, percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat, ”

Baca Juga :   Kemeriahan Kirab Kuluk Kanigoro dan Keris Rambut Pinuttung di HUT Ke 74 TNI Kodim Pati

“Para Danramil dan Babinsa sebagai ujung tombak untuk melaksanakan binter TNI AD dalam menyelesaikan masalah konflik sosial di wilayah binaan,”Imbuhnya.

Selama dua hari kegiatan apel Danramil dan Babinsa tersebar Ta 2019 diisi dengan materi-materi yang disajikan dari perwira Kodim 0718 Pati sebagai penyaji materi dan dari dinas serta instansi dari pemda Pati serta dinas terkait lainya.

Materi yang disajikan diantaranya adalah Meningkatkan kapasitas kemampuan Babinsa dan Danramil dalam berkomunikasi dengan masyarakat dan media massa, 5 kemampuanTeritorial.

Materi yang bersifat lintas sektoral seperti Kerja sama dengan Pemda/instansi terkait (mulai tingkat Desa / Kelurahan) dan masyarakat guna membantu Pemerintah daerah, Sinergitas TNI dengan Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, Mengatasi permasalahan sesuai tipologi wilayah, seperti separatis, terorisme/radikalisme, 3 Metode Binter dan Sikap Teritorial.

Sebagai aplikasi dalam kegiatan tersebut juga ada Study kasus sebagai langkah dan Tindakan prosedur cara penyelesaian Konflik diwilayah binaan masing-masing.

Ada juga Study kasus tentang upaya kerja sama dengan pemda, Masyarakat setempat melaksanakan percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat, Penanggulangan kebakaran hutan, batas wilayah, degradasi nasionalisme, isu ekonomi global dan bencana alam.

Program Upsus sebagai upaya mempercepat swasembada pangan juga disajikan oleh Dispertan. (Nartopendimpati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: