Kebakaran Jalan Sutoyo Hanguskan 5 Rumah, Termasuk Rumah Camat Mandau Talawang Ikut Terbakar

oleh -104 views

TEWENEWS,Kuala Kapuas – Peristiwa kebakaran kembali terjadi Sabtu dini hari (9/5) sekitar pukul 01.15 WIB di antara persimpangan jalan Sutoyo S dan PiereTendean Kuala Kapuas Kalteng.

Kebakaran yang menghanguskan 5 buah rumah itu cukup mengejutkan bagi warga kuala Kapuas ditengah tidur nyenyak mereka dan raungan mobil pemadam kebakaran membangunkan sebagian warga.

Suyatno(58th) pemilik rumah yang menjadi korban kebakaran kepada Tewenews mengatakan bahwa kemungkinan api berasal dari rumah kosong miliknya yang sudah lama tidak ditempati.

Rumah miliknya yang berada dibelakang rumahnya itu sudah lama kosong sekitar empat tahun. Rumah yang didepan itupun ditempati keluarganya karena dia sudah lama pindah ke Rantau Kalsel.

Suyatno yang baru datang dari Rantau karena mendapat telpon bahwa rumahnya kebakaran menceritakan bahwa menurut cerita adiknya Syaiful yang ada di rumah belakang lainnya ,api mulai terlihat di rumah kosong ini.

“Disini ada sofa yang terbakar,kemudian api cepat menjalar ke dinding dan naik ke flapon, api sangat cepat membesar,” jelasnya sembari menunjuk asal api.

Pensiunan pegawai BRI kapuas inipun menuturkan bahwa penyebab kebakaran belum diketahui tetapi dia menceritakan api kemungkinan bukan berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik karena saat api mulai membakar, arus listrik disekitar rumah masih menyala.

Menurut warga sekitar api cepat membesar dan pemadampun datang agak terlambat. Memang banyak pemadam yang datang seperti dari Balakar dan pemadam milik pemda. Ada juga pemadam dari sungai yaitu kapal Togbut karena memang lokasi kebakaran tidak jauh dari pinggir sungai.

Salah seorang korban kebakaran lainnya yang rumahnya ikut terbakar Mujiono(48th) menuturkan bahwa api sangat cepat membesar. “Hanya sekitar setengah jam api menghanguskan semuanya itu,” kata Camat Mandau Telawang ini.

Mantan guru ini menceritakan bahwa dia sangat kaget ketika tiba tiba api sudah membesar di belakang rumahnya. “Saya tidak sempat menyelamatkan barang yang ada dalam rumah, saya hanya mengambil berkas penting dan membawa mobil keluar,” tuturnya.

“Ketika saya masuk lagi api sudah besar dan panas dan saya segera menyelamatkan keluarganya untuk menjauh dari kobaran api,” papar Mujiono sembari menambahkan bahwa diapun tidak sempat mengambil barang miliknya berupa uang sebanyak 50 juta dan emas seberat 35 gram yang ada di kamar.

Pantauan Tewenews terlihat beberapa rumah sudah menjadi arang, dan ada dua rumah yang menghadap ke jalan Piere Tendean yang sebagian terbakar karena terbuat dari beton yaitu milik Suyatno dan Mujiono.

Peristiwa kebakaran inipun sudah ditangani oleh pihak kepolisian sektor Selat Kapuas dan disekitar area kebakaran sudah dipasang police line.(Sofyan)