Kejari Bartim Musnahkan Barbuk Tindak Pidana

oleh -42 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Kejaksaan Negeri (Kejari) kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah, musnahkan Barang Bukti (Barbuk) yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap berdasarkan putusan pengadilan (inkracht van gewijsde), dihalaman kantor Kejari, Selasa (03/03/2020).

Barbuk yang dimusnahkan tersebut berasal dari 69 tindak pidana, yang terdiri dari tindak pidana umum dan tindak pidana khusus. Adapun Barbuk yang dimusnahkan adalah Narkotika jenis sabu-sabu dengan jumlah 83,23 gram, 718 butir obat jenis Zenith, obat batuk jenis Seledryl 1.380 butir, obat batuk jenis Samcodine 1.067 butir, rokok merk FEL 2.121 bungkus, rokok Merk Browsing sebanyak 4.520 bungkus, Senjata Tajam (Sajam), Senjata Api (Senpi) laras pendek dan penarik Win Kayu.

Pemusnahan Barbuk tersebut juga dihadiri dan diikuti oleh Bupati Bartim Ketua DPRD, Kabag Ops Polres Bartim, Perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Tamiang Layang, Kepala Rumah Tahanan Tamiang Layang, Dandim 1012 Buntok, Perwira Penghubung 1012 Buntok, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) serta Para Jaksa dan Pegawai Kejari Bartim.

Kepala Kejari Bartim Roy Rovalino Herudiansyah SH, MH mengatakan “Pemusnahan Barbuk hari ini telah mempunyai kekuatan hukum tetap, berdasarkan putusan pengadilan (inkracht van gewijsde) “, ucap Roy.

Menurutnya Pemusnahan Barbuk tersebut merupakan akumulasi dari perkara sejak tahun 2018 sampai dengan 2020, selama dirinya menjabat ada sekitar 69 perkara dari tindak pidana umum dan tindak pidana khusus.

“Barbuk yang kami musnahkan tersebut, bertujuan agar masyarakat mengetahui secara luas, agar masyarakat tidak melakukan hal – hal yang menyangkut tindak pidana, karena sangsinya selain hukuman Barbuknya juga dimusnahkan, agar ada efek jera dan himbauan kepada masyarakat, khususnya di Bartim”, jelas Roy.

Sebelumnya juga kita sudah koordinasi dengan bea cukai terkait beredarnya rokok yang tidak dilengkapi cukai dan kemudian kita menyita barang tersebut lalu memusnahkan untuk memberikan efek jera kepada pelaku-pelaku yang tidak mematuhi peraturan.

Sementara itu Kasi Intel Kejari Bartim Arief Zein, menyebutkan data Barbuk yang di musnakan, berdasarkan surat perintah kepala Kejari Bartim, nomor : PRINT – 87/0.17/Cp.2/02/2920.

“Diantaranya perkara tindak pidana Narkotika, tindak pidana undang – Undang Kesehatan, mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki izin edar, tindak pidana dibidang cukai, tindak pidana konvensional baik kejahatan terhadap orang dan harta benda serta kejahatan yang melanggar ketertiban umum”, papar Arief.

Barbuk sabu – sabu dimusnahkan dengan dilarutkan dengan air yang dicampur dengan cairan pembersih lantai, sedangkan Barbuk lainnya dibakar dan dipotong – potong dengan tujuan agar tidak dapat dipergunakan kembali. (Ahmad Fahrizali)