Keluar dari Penjara Mantan Kades Desa Ipu Askameng di Bacok Sukarni

oleh -106 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Diduga Dendam mantan Kepala Desa Ipu Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Sukarni, berniat ingin menghabisi nyawa mantan Kades Askameng(46). Peristiwa itu terjadi pada Rabu (12/6/2019) pukul 20.00 WIB di Desa Ipu Kecamatan Lahei, pelaku diduga menggunakan senjata tajam jenis parang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian pada malam hari itu diduga dilakukan oleh Sukarni setelah Askameng bebas dari penjara.

Akibatnya Askameng mengalami luka cukup parah pada bagian wajah, kepala, pergelangan tangan sebelah kanan dan di bagian bahu sebelah kiri, serta kaki. Oleh warga korban langsung dilarikan ke RSUD Muara Teweh. Pelaku Sukarni, sudah menyerahkan diri ke Polres Barito Utara.

Seperti diketahui beberapa waktu lalu Kepala Desa dan mantan Kades Ipu Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, terlibat perkelahian. Akibatnya keduanya mengalami luka parah hingga berdarah diduga gara-gara proyek desa.

Kepala Desa Ipu, Askameng dan bekas Kepala Desa yang sama, bernama Sukarni, terlibat perkelahian berdarah di Desa Ipu Kecamatan Lahei.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (16/1) di Desa Ipu Kecamatan Lahei pada pukul 19.00 WIB. Keduanya saling berkelahi menggunakan senjata tajam jenis parang, hingga saling terluka dan menyebabkan kedua pergelangan tangan Askameng nyaris putus akibat ditebas.

Awalnya Askameng yang menjabat sebagai Kepala Desa Ipu memiliki pekerjaan dengan Sukarni. Namun, dalam pelaksanaannya, terdapat kendala dan menyebabkan selisih paham.

Selasa siang, keduanya bertemu dan membahas soal proyek yang dilakukan keduanya. Namun keduanya berselisih, dan saling membawa parang. Tak lama mereka pun berkelahi. Keduanya saling mengayunkan parang hingga terluka.

Askameng terluka di bagian kepala dan kedua pergelangan tangannya terlihat nyaris putus karena tebasan parang. Sedangkan Sukarni terluka di bagian lengan kanan. Keduanya lalu dilerai oleh warga. Dua orang yang masih berhubungan saudara itu kemudian dilarikan ke RSUD Muara Teweh.(Hison)