Keluarga Korban Tenggelam Protes, Meninggal Bukan Karena Kesurupan

oleh -32 views

TEWENEWS, Muara teweh – Data resmi dari kepolisian soal korban mati tenggelam di Lahei, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Kalteng, mendapat protes dari keluarga korban.

Mereka keberatan informasi tersebut terkait dengan data kepolisian bahwa korban meninggal memiliki keterbelakangan mental, atau sering kesurupan.

Hal tersebut diungkapkan salah satu pemilik akun Facebook @sri mambo yang mengatakan “Ini Berita Hoax”, Tidak benar paman kami meninggal setelah kesurupan masuk air. Dia normal, tidak mengidap penyakit mental,” katanya dalam klarifikasinya di sosial media Facebook.

Hal tersebut , Ditenggarai karena tidak adanya sikronisasi antara data dari pihak polsek setempat dalam hal ini polsek lahei yang diberikan kepada rekan media dengan apa yang disampaikan oleh pihak keluarga sehingga mengakibatkan salah satu media online yang berpusat di kota muara teweh dituduh menyebarkan berita hoax.

Seperti di beritakan sebelumnya, Kapolsek Lahei, AKP Tommy Palayukan. SH, Sik, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kemarin Sekitar  Pukul 21.40 WIB kami mendapat laporan dari keluarga korban bahwa pada hari Sabtu, tanggal 19 Januari 2019 sekira jam 17.30 WIB, di Sungai Lahei, Desa Juju Baru Rt.02 Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Alpiasyah alias Epi tenggelam di Sungai Lahei.

“Berdasarkan Keterangan Aswadi (35), merupakan saksi kejadian tersebut menjelaskan, korban berada didalam klotok kemudian berhalusinasi ada buaya di didasar sungai. Korban langsung melepas pakaian terjun kedalam air,” ujarnya, Minggu (20/1/2019).

Lebih lanjut di utarakannya, setelah korban terjun ke sungai, korban tidak kelihatan muncul ke permukaan dan orang-orang disekitar menyelam kedalam air mencari keberadaan korban hingga beberapa jam, setelah mengetahui korban tidak ditemukan Aswadi, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lahei.

“Berdasarkan keterangan dari keluarga, korban sering kesurupan atau berhalunisinasi dan juga memiliki penyakit keterbelakangan mental. Saat ini Jasat korban sudah di temukan,” ujarnya.(Tim)