Kepala Dinas Sosial Bartim Nyatakan Sudah Salurkan Bantuan Beras Kepada Korban Banjir

oleh -27 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah akui telah salurkan bantuan beras kepada korban banjir.

Kepala Dinsos Bartim H. Rusdianor mengatakan “Beberapa waktu yang lalu sudah kita salurkan bantuan berupa beras kepada warga kita yang terdampak banjir, di Juru Banu, Telang Baru kecamatan Paju Epat dan satu desa di kecamatan Awang”, ucapnya Kamis (28/05/2020).

Dinsos Bartim memang ada jenis bantuan sosial untuk bencana alam, yaitu banjir, gunung meletus dan segala macamnya.

Dilanjutkan H. Rusdianor, kita ada namanya beras cadangan pemerintah dari Kementerian Sosial, untuk Bartim dititipkan di gudang Bulog kabupaten Barito Selatan di Buntok sebanyak 100 Ton.

Baca Juga :   Imbauan Mematuhi Protokol Kesehatan Di Masjid Al Muktar Desa Bapinang Hulu

Untuk penyaluran bantuan beras memang ada mekanismenya dan takarannya, berapa ons dalam satu Kepala Keluarga (KK) untuk makan selama tiga hari. Misalnya ada 5 orang anggota keluarga dalam satu KK yang terdanpak banjir, maka akan mendapat 4 ons selama satu hari, dikalikan tiga hari maka mereka mendapat 1 kilo 2 ons beras, jelasnya.

Namun untuk mendapatkan beras tersebut harus ada laporan masyarakat, melalui kepala desa, diketahui Camat dilengkapi dengan dokomentasi bukti banjir dan mereka terdampak selama minimal tiga hari, sehingga wajar mereka mendapat bantuan.

Baca Juga :   Peningkatan Jalan Masih Menjadi Prioritas Usulan Musrenbang Kecamatan Benua Lima

“Kalau banjir hanya lewat, seperti hanya pekarangan tergenang. Pagi tergenang namun siang atau sorenya sudah surut tidak wajar mendapatkan bantuan beras, karena mereka masih bisa beraktifitas”, ungkap Kadis.

Setiap ada banjir yang memang berdampak kepada masyarakat, misal pekebun yang tidak bisa menyadap karet, seperti di desa Juru Banu dan Telang Baru mereka tidak bisa bekerja akan kita bantu sesuai SOP.

Untuk pengambilan dan penyaluran beras bagi korban banjir, kalau ada laporan masuk, selanjutnha kita proses, termasuk tanda tangan Bupati, untuk pengambilan beras di gudan Bulog di Buntok kerena bantuan tersebut berasal dari Kementerian Sosial Pusat.

Baca Juga :   Tim Pengurai Massa (Raimas) Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) rutin melakukan patroli

Ditambahkan Rusdianor, kepada warga korban kebakakaran pun akan kita bantu, namun harus ada laporannya, sedangkan bentuk bantuannya bukan beruapa uang, bantuannya seperti selimut, pakaian sekolah anak dan lainnya yang memang sudah disiapkan.

“Setiap ada musibah yang sifatnya merugikan masyarakat dan tidak ada unsur kesengajaan, maka akan dibantu, namun harus dilaporkan dan ada bukti dokumentasinya”, pungkasnya. (Ahmad Fahrizali).