Kepala Puskesmas Unsum, Himbau Waspada Penyakit ISPA

oleh -132 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Kepala UPTD Puskesmas Unsum Kecamatan Raren Batuah Kabupaten Barito Timur, Nelwan Adrius, S.Kep mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Menurutnya, musim hujan seperti saat ini membuat cuaca di Bartim semakin dingin. “Cuaca sedingin ini akan berdampak buruk pada tubuh kita apabila kita tidak bisa menjaga kesehatan. Salah satu penyakit yang kerap muncul dalam kondisi cuaca di musim hujan ini adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),” ujarnya, Kamis, (10/1/19).

Dirinya menjelaskan, penykait ISPA adalah infeksi akut yang menyerang satu komponen saluran pernapasan bagian atas. Bagian saluran pernapasan atas yang terkena bisa meliputi hidung, sinus, faring, dan laring. Cuaca dingin memang membuat penyakit tenggorokan muncul.

“Cuaca yang cenderung dingin bisa terjadi peningkatan kasus-kasus yang sensitif di tenggorokan. Apakah itu alergi di saluran nafas maupun infeksi saluran nafas,” ujar lelaki yang ramah ini.

Nelwan menambahkan, gangguan-gangguan tersebut dapat berupa paringitis atau flu sampai infeksi saluran nafas hingga asma. “Jadi kelompok alergi maupun kelompok infeksi bisa terjadi,” paparnya.

Mengenai ISPA, papar Nelwan, gejala utamanya dapat berupa batuk dan demam. Kalau berat dapat disertai sesak napas, nyeri dada, dan lain-lain. Untuk itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat di wilayahnya untuk mencegahnya.

“Bagi masyarakat yang terkena gejala penyakit maupun yang masih sehat silahkan saja datang ke Puskesmas Unsum untuk berobat maupun sekedar untuk berperiksa saja. Karena Puskesmas Unsum tidak memungut biaya alias gratis . Jangan sampai sudah terkena penykait baru berobat. Lebi baik mencegah dari pada mengobati,” harapnya.

Dirinya menjelaskan, tahun 2018 penyakit Ispa berada diurutan pertama dari 10 penyakit di Puskesmas Unsum. “Tahun 2018 penyakit ispa memang diurutan pertama dari 10 kasus penyakit yang ditangani oleh Puskesmas Unsum. Untuk Januari 2019, penyakit Ispa masih diurutan pertama. Kalau datanya saya lupa yang pasti tahun 2018 dan Januari 2019 penyakit tersebut masih mendominasi,” pungkasnya.(Tim)