Ketua RT Dua Selat Dalam Kecewa, Ajukan Program BST 30 KK, Terealisasi Hanya 23 KK

oleh -55 views

TEWENEWS, Kuala Kapuas – Di tengah Pandemi corona virus disease-19 (Covid-19), tentunya banyak bantuan yang dialokasikan oleh pihak Pemerintah Pusat dan Daerah, baik dari APBN dan APBD, seperti halnya Bantuan Sosial Tunai (BST), baru-baru ini mendapat suprasi mencengangkan, sebab pengajuan Program BST sebanyak 30 Kepala Keluarga warga Fakir Miskin, namun hanya direalisasikan 23 Kepala Keluarga (KK) yang tercatat sebagai penerima manfaat dana Bantuan Sosial Tunai (BST) atau yang dikenal BLT di RT 2 Kelurahan Selat Dalam Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas.

“Kami mengajukan 30 Kepala Keluarga (KK) yang di setor ke pemerintah Kelurahan Selat Dalam, untuk di verifikasi ke Dinas Sosial, Kabupaten Kapuas. Ketika Real data yang tercatat hanya 23 Kepala Keluarga saja, jelas ini sangat mengecewakan, baik saya selaku Ketua Rukun Tetangga dan juga masyarakat yang layak menerima, lantas tidak menerima,” Kesal, Arnold Waluyo Ketua RT 2 Selat Dalam. Minggu (17/5) pagi.

“Jadi kami sebagai ketua RT sangat memikirkan kehidupan warga kami, terkecuali kalau itu Pegawai Negeri Sipil (PNS) mana mungkin bisa kami data untuk mendapat Bantuan Sosial Tunai, dan penerima BLT, jika di hitung PNS yang ada di RT Dua hanya berapa orang saja, kebanyakan kurang mampu warga saya masih kategori miskin.” keluh Arnold.

Dia sangat menyesalkan jika data yang telah diajukan, lalu tidak dimasukan sebagai penerima Bantuan Sosial Tunai, sebab menurutnya, untuk mendapatkan bantuan ini, ada dua syarat utama. Pertama, calon penerima merupakan masyarakat desa yang masuk dalam pendataan RT/RW dan berada kategori tidak mampu.

“Jika hanya 23 KK saja yang diloloskan, mendingan tidak usah di berikan, dari pada mengecewakan warga yang lainya. Bahkan dengan adanya penerimaan ini, akan menimbulkan kecemburuan sosial ditengah masyarakat, karena kita selaku pemimpin di RT dua menjadi sorotan dari warga,” Tutup Arnold.(Sofyan)