Korban dan Pelaku Penganiayan Sepakat Damai

TEWENEWS, Puruk Cahu – Berdasarkan Laporan Polisi tanggal 17 September 2019 telah terjadi tindak pidana penganiayaan terhadap Masdianor yang dilakukan Jeklin dan teman-temannya pada hari Senin tanggal 16 September 2019 pukul 21.00WIB di Depan Mini Market Indo Makmur Jaya (IMJ) Jalan Ahmad Yani Kelurahan Beriwit Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya, Kalteng.

Berdasarkan dari laporan korban pemulun peneroyokan tersebut Polsek Murung melalui Surat Kapolsek Murung nomor : B/210/IX/2019/Polsek, tanggal 17 September 2019 telah melakukan upaya permintaan Visum et Revertum kepada pihak RSUD terhadap korban Masdianor, dan hasil dari pada visum oleh dr.Isyfaun Nisa bahwa pada badan korban ditemukan luka lecet pada daerah kepala sisi kiri ukuran 0,2 x 0,1 (tidak ada darah), dapat disimpulkan bahwa korban mengalami trauma benda tumpul pada kepala sebelah kiri.

Bahwa dari perkara tindak pidana tersebut telah dilakukan penanganan oleh personel Polsek Murung kesatuan Polres Murung Raya berupa pemeriksaan terhadap para saksi dn korban, sehingga didapatkan keterangan bahwa para pelaku penganiayaan terhadap Sodara Masdianor, yang dilakukan olleh Jeklin dan teman teman nya, Rocin, Joni Iskandar,Dandi, Hadinata.

Terkait hal tersebut pihak Polsek Murung telah melakukan upaya mediasi terhadap korban dan para pelaku, sehingga korban atas nama Masdianor bersedia untuk dimediasi dan perkara tersebut diselesaikan secara kekeluargaan dan berdamai dengan para pelaku. Sehingga pada Hari Senin tanggal 07 Oktober 2019 personel Unit Reskrim Polsek Murung telah melakukan upaya mediasi antara korban dan para pelaku penganiayaan tersebut, dengan hasil sebagai berikut.

Baca Juga :   15 Operator ADT Khusus Perempuan Dari 12 Desa Ring 1 Siap Kerja di IMK

Korban atas nama Masdianor, dan para pelaku sepakat untuk menyelesaikan perkara tersebut secara kekelurgaan, dan Para pelaku berjanji tidak akan melakukan perbuatan yang sama (pengeroyokan/penganiayaan) terhadap korban dan korban tidak akan menuntut permasalahan tersebut dikemudian hari terhadap para pelaku juga Korban dan para pelaku sepakat untuk saling memaafkan dan apabila dikemudian hari ada salah satu pihak yang melanggar pernyataan tersebut, maka masing-masing pihak siap dituntut sesuai hukum yang berlaku di negara Indonesia ini.

Setelah sama sama kedua pihak sepakat, membuat pernyataan diatas antara korban dan para pelaku saling bersalaman dan saling mengucapkan permintaan maaf, dihadapan Kapolsek Murung kesatuan Polres Murung Raya juga kepada Kepala Sekolah SMA 3 Murung, sebab para pelaku merupakan siswa dari SMA 3 kecamatan Murung.

Namun Inisiatif penyelesaian perkara penganiayaan tersebut berawal dari kedua belah pihak, sehingga perkara dimaksud diselesaikan secara keluargaan di Ruangan Unit Polsek Murung dan masing-masing saling meminta maaf dan bersalaman, Kapolsek Murung IPDA Yuliantho, S.AP juga menyampaikan kepada para pelaku untuk berhati-hati dalam pergaulan, sebab mereka merupakan pelajar yang semestinya mengikuti kegiatan-kegiatan yang positif dan tugasnya hanya belajar, untuk dapat membanggakan kedua orang tua serta sekolahan tempat mereka belajar kata Yulianto (Asmansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian
%d blogger menyukai ini: