KPK Apresiasi Media Online Dukung Berantas Korupsi

oleh -17 views

TEWENEWS, Jakarta – Ketua KPK Agus Rahardjo mengapresiasi peran aktif media massa dalam upaya pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi. Menurutnya, sinergi antara media massa dengan KPK akan membawa dampak positif dalam visi dan misi pembangunan nasional.

“Media massa itu kan penyambung lidah rakyat, terutama soal korupsi. Jadi peran aktifnya sangat dibutuhkan oleh KPK.” tegas Agus Rahardjo di gedung merah putih KPK, Senin, (20/5/2019).

Lebih lanjut dikatakannya, selain sebagai mitra, media massa juga dibutuhkan perannya dalam sosialisasi antikorupsi. Demi tercapainya pembangunan nasional sebagaimana termaktub dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Tanpa peran aktif media massa, sosialisasi antikorupsi akan sulit menjangkau berbagai lapisan masyarakat dan elit bangsa. Sehingga pembangunan nasional akan sulit dicapai.” ungkapnya

Sebagai bentuk apresiasi kepada media online tewenews.com, dalam kesempatan itu Ketua KPK juga memberi kesempatan Kepala Biro media online tewenews.com Jakarta Utara untuk menyampaikan opini terkait upaya pemberantasan korupsi di daerah.

Pada acara tersebut hadir perwakilan Komisi Fatwa MUI, Sekjen PBNU dan Muhammadiyah, beberapa wartawan yang konsisten dalam dakwah antikorupsi, serta seluruh Ormas Islam Indonesia.

Di lain pihak, media online independen tewenews.com akan terus menjadi corong aspirasi masyarakat. Terutama dalam hal pengentasan dan pencegahan tindak pidana korupsi.

Hal itu disampaikan oleh Pemimpin Umum redaksi M. Agustian Rajab melalui pesan tertulis yang disampaikan Kepala Biro tewenews.com Jakarta Utara pada acara pertemuan seluruh Organisasi Islam Indonesia dan beberapa media massa di gedung merah putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Agustian, sebagai media independen, tewenews.com mendukung penuh berbagai upaya KPK dalam pencegahan maupun penindakan terhadap tipikor. Mulai dari upaya sinergi dakwah antikorupsi, hingga meningkatkan efektivitas media massa sebagai wahana sosialisasi KPK. (TR)