KPK-RI Harus Awasi Sinyalemen Politik Dinasti di Kabuaten Malaka-NTT

oleh -9 views

TEWEWNEWS, Malaka – Politik dinasti itu bisa dimaknai sebagai sebuah kekuasaan politik  yang dijalankan oleh sekelompok orang yang masih terkait dalam hubungan atau ikatan keluarga.

Demikian disampikan Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Wilayah Provinsi NTT, Meridian Dado, SH kepada media ini via WhatsApp,minggu (22/6/19).

Menurut Meridian, bila merujuk pada makna politik dinasti, maka Kabupaten Malaka, Provinsi NTT merupakan salah satu Kabupaten di Indonesia yang diduga kuat sedang mempraktekkan politik dinasti.

Baca Juga :   Kantor Dinas LH Kalteng Digeledah, Ini yang Disita Kejari Palangka Raya

Hal ini terlihat, dimana sejumlah kerabat keluarga kandung dari Bupati Malaka, Stef Bria Seran menduduki sejumlah jabatan strategis dalam Pemerintahan Kabupaten Malaka.

Diantranya, Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran adalah adik kandung dari Bupati Malaka, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malaka, Petrus Bria Seran adalah adik kandung dari Bupati Malaka, Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Kabupaten Malaka, Yanuarius Bria Seran adalah adik kandung Bupati Malaka, Kepala Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun, Kabupaten Malaka, dr.Oktelin K. Kaswadie adalah isteri dari Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu, Yanuarius Bria seran, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Malaka, Veronika Flora Fahik adalah anak dari sepupu dekat Bupati Malaka, sementara suami dari Veronika Flora Fahik, Aloysius Werang menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Malaka, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, Pascalia Frida Fahik adalah kakak kandung dari Kepala BKD Kabupaten Malaka, Veronika Flora Fahik.