Kurangi Kerumunan Warga, Bank Kalteng Cabang Tamiang Layang Akan Perbaiki Pola Penyaluran BLT

oleh -34 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Cara Penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk warga kabupaten Barito Timur (Bartim) diperbaiki untuk mengurangi kerumunan warga.

Pimpinan Bank Kalteng Cabang Tamiang Layang Soleman Hukubun mengatakan “Kita berupa memperbaiki cara penyaluran bantuan dari kegiatan sebelumnya agar tidak menimbulkan berkumpulnya orang banyak”, ucapnya, Selasa (26/05/2020).

Seperti yang kita lihat pada hari ini sudah cukup tertib, karena penerima kita batasi sesuai Prosedur tetap (Protap) COVID – 19 yakni, jaga jarak (Pshycial Distansting), dengan sistem pelayanan di buka 1 hari untuk 200 hingga 250 KK peneriman manfaat, karena kita juga memberikan pelayanan umum kepada nasabah.

Baca Juga :   Kapolda Kalteng Dampingi Pangdam XII Tanjung Pura Tinjau TMMD dan PPKM Di Kapuas

Diakui Soleman, sebelumnya pada hari jumat dan sabtu lalu sistem penyerahan bantuan belum maksimal, disamping warga penerima manfaat, banyaknya juga warga yang ingin mengetahui data penerima BLT, sehingga pelaksanaan kegiatan tersebut menimbulkan kerumunan masa, baik dicabang Tamiang Layang maupun dicabang Ampah.

“Tidak mungkin kita menempel penerima manfaat BLT di Bank Kalteng, karena hanya akan menambah berkumpulnya warga, sebaiknya Dinsos Bartim berkoordinasi dengan pihak desa dan kelurahan, yang menempel data warga penerima BLT di desa dan kelurahan masing – masing”, lanjutnya.

Baca Juga :   H. Hairul Anwar Jabat Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Kalteng

Pelaksanaan penyerahan BLT Pemprov Kalteng dengan dana sebesar Rp 3,566 miliar untuk untuk 7.132 Kepala Keluarga (KK) di sepuluh kecamatan se Bartim, dengan besaran Rp. 500 Ribu untuk masing – masing KK.

Diungkapkannya, untuk penerima manfaat sebanyak 7.132 orang warga yang mendapat Rp. 500 Ribu, kita belum tau apakah ada tahap dua dan tahap tiga seperti BST Kementerian Sosial pusat untuk tiga bulan, namun kalau ada tahapan penyaluran BLT dari Dinas Sosial provinsi Kalteng, kita siap menyalurkannya kembali.

“Hasil evaluasi kita dengan Dinsos Bartim, kita akan memakai surat kuasa kolektif. Contoh untuk satu desa cukup Kepala Desanya, Lurah atau ketua RT yang datang kesini, dengan mengumpulkan data – data masyarakatnya yang mendapat BLT, selanjutnya menyerahkan data tersebut kepada kita, nanti uangnya kita serahkan kepada Kepala Desa”, jelasnya.

Baca Juga :   Ketua DPRD Bartim : Jadikan Momentum HUT RI Ke - 75 Untuk Kita Mengabdi dan Memberikan Yang Terbaik

Ditambahkan Soleman, selanjutnya Kepala Desa yang membagikan uang tersebut kepada warganya yang sudah menyerahkan KTP dan KK, seperti yang terdaftar sebagai penerima BLT tersebut.

Kita juga tidak ingin pembagian BLT kedepannya akan terjadi penumpukan warga “Kan aneh aja terdampak COVID – 19, malah jadi korban COVID – 19”, canda Soleman. (Ahmad Fahrizali).