Lagi, Banjir Lumpuhkan Bandung

49

TEWENEWS, Bandung – Banjir kembali menerjang wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Hujan yang mengguyur sejak sore hingga malam Rabu (7/11), membuat Sungai Citarum meluap. Jalan Anggadiredja dan Andir Kecamatan Baleendah terputus. Kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintas.

Pantauan tewenews.com, Kamis, (8/11/2018) kedalaman air mencapai 40 cm. Akibatnya, sejumlah warga yang akan bekerja di kawasan industri Dayeuhkolot turun dari kendaraan umum angkot dan bus, mereka melanjutkan perjalanannya dengan menaiki delman.

“Mau kerja ke pabrik di Dayeuhkolot, karena jalannya banjir saya harus turun dari angkot dan naik delman, kalau tidak, saya pasti telat,” kata Titin seorang karyawati pabrik.

Para penarik delman yang beroperasi di jalan tersebut pun meraup berkah dan untung lebih besar dibandingkan hari biasanya.

“Alhamdulillah banyak yang naik delman, meski kejadian banjir ini tidak diharapkan karena dapat merugikan banyak orang, tapi banjir ini terjadi karena faktor alam,” ujar Ujang.

Baca Juga :   Peningkatan Curah Hujan akan Berlanjut Hingga Sepekan ke Depan, BMKG Himbau Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi di Sejumlah Wilayah Indonesia

Ujang menuturkan, saat banjir seperti ini ia bisa menarik 5-10 kali. “Kadang sampai lima kali, bisa 10 kali, tapi kalau keterusan kasihan kudanya, tarifnya Rp 5 ribu per-orang,” tambah Ujang.

Selain itu, genangan banjir juga terjadi sebelum Jembatan Dayeuhkolot, akibatnya kemacetan di Jalan Raya Banjaran-Dayeuhkolot pun tak terelakkan. Para pengguna jalan harus bersabar untuk melintasi jalan tersebut karena ada genangan di Jembatan Citarum Dayeuhkolot.

Bagi para pengguna jalan dari arah Ciparay dan Majalaya dapat menggunakan jalur alternatif Sapan-Gedebage-Soekarno Hatta dan pengguna jalan dari arah Pamengpeuk dan Banjaran dapat menggunakan jalur alternatif Rancamanyar-Cibaduyut-Soekarno Hatta dan sebaliknya.(Taufik/Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here