Lama Tak Bersua, Mantan Aktivis Organisasi Seruyan Bertemu di Tamiang Layang

oleh -1 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Setelah puluhan tahun tidak bertemu dua mantan Aktivis Organisasi Kabupaten Seruyan akhirnya bertemu di Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.

Kedua mantan aktivis tersebut sekarang sudah sibuk dengan profesi masing-masing, Ahmad Selonorwanda, SE, MM sekarang menjadi Direktur Umum Bank Kalteng dan Wahyudinnoor SP, MP menjadi Anggota DPRD Bartim periode 2019-2024.

Wahyudinnoor SP, MP menyampaikan “Saya dan Ahmad Selonorwanda adalah orang Seruyan dan mempunyai istri yang berasal sama-sama dari Bartim”, ucapnya saat di salah satu Cafe di Tamiang Layang, Selasa (6/4/2021).

Baca Juga :   Ketua DPRD Bartim Tekankan Perlindungan Perempun dan Anak Dapat Diimpementasikan Dengan Maksimal 

Dituturkan Wahyudinnoor, Ahmad Selor Arwanda SE, MM adalah Direktur Umum Bank Kalteng, merupakan Bangkir dari Kabupaten Seruyan yang jua Calon Bupati Kabupaten Seruyan pada Pilkada beberapa waktu lalu, namun terkendala pada dukungan Partai Politik.

Mantan Ketua Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Seruyan itupun melanjutkan, tadi kita banyak membicarakan tentang kampung halaman, karena sama-sama perantauan yang tidak bekerja didaerah Seruyan.

Baca Juga :   Rapat Paripurna Digelar Untuk Mendengarkan Penyampaian Pendapat Akhir Kepala Daerah Atas Raperda Inisiatif DPRD Bartim

“Dalam diskusi tadi juga dibahas tentang kondisi Seruyan, bagaimana ke depannya agar bisa di pimpin oleh orang-orang yang memang mempunyai kemampuan dalam mengelola daerah dan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat Seruyan”, ungkap Ketua DPC PKB Bartim tersebut

Baca Juga :   Ketua DPRD Bartim Harapkan MUI Kuatkan Bimbingan Kepada Masyarakat

Menurut Wahyudinnoor yang saat ini merupakan kandidat Doktor menuturkan, selain membicarakan Kabupaten Seruyan, mereka juga membicarakan tentang kondisi Barito Timur dalam hal pengelolaan keuangan dan penyelenggaraan daerah.

“Diskusi tadi juga temu kangen karena sudah lama terpisahkan, mungkin sekitar 20 tahunan tidak pernah bertemu dan bertemu nya di Tamiang Layang”, pungkas Wahyudinnoor. (Ahmad Fahrizali).