Lantaran Cemburu, Suparman Buruh Serabutan Tewas Gantung Diri

oleh -26 views

TEWENEWS, Jombang – Warga Desa Cangkringrandu, Perak Jombang, geger ada warganya di temukan tewas gantung diri dalam rumahnya, Senin (28/1). Korban atas nama Suparman, yang sehari-hari bekerja serabutan ini di duga mempunyai  wanita  idaman lain (WIL).

AKP Untung Sugiarto, Kapolsek Perak Jombang, menjelaskan, mayat  korban  pertama kali di temukan  anak dan istrinya sore kemarin sekitar pukul 16,00WIB, saat kejadian menurut keterangan istri korban, dirinya baru pulang dari  tetangganya sementara dua anaknya yang masih SD bermain di luar rumahnya.

Baca Juga :   Dandim Cilacap Turut Musnahkan Miras dan Narkoba

“Begitu  keluarga masuk ke rumah, Suparman sudah menggantung, dan seketika cepat cepat di turunkan, tapi korban  tidak tertolong nyawanya. Kondisi Suparman, yang tewas tergantung, sontak membuat anak dan istrinya histeris. Warga sekitarpun berdatangan ke rumah korban, warga lantas melaporkan insiden ini ke Polsek  Perak,“ ucapnya.

Lanjut AKP Untung  Sugiarto, korban nekat gantung diri  saat keluarganya tidak ada di rumah, bapak dua anak ini menggunakan tali tambang plastik yang di ikat ke bambu tepat di tengah rumahnya. di dekat jenazah korban juga  di temukan sebuah kursi yang di duga di gunakan oleh korban Suparman sebagai pijakan untuk gantung diri  “.

Baca Juga :   Personel Polsek Jelai Cek Perlengkapan Alat Pemadam Kebakaran Hadapi Karhutla Di Posko Siaga Karhutla

AKP Untung Sugiarto  menjebarkan, pihaknya  mendatangkan  dokter  dari  puskesmas Perak  dan Tim Identifikasi Pores Jombang,  untuk  memeriksa  jenazah  Suparman.  Hasilnya, korban di pastikan  tewas  akibat gantung  diri karena  tak  di temukan  bekas  penganiayaan  pada  tubuh  korban.  Jalan pintas  tersebut,  di duga dipilih Suparman  kerena  kesal  dengan  istrinya.  Menurut  sang istri  korban  kerap  di  curigai  mempunyai  wanita idaman lain (WIL)  sehingga  sang  istri  cemburu  kepada  korban.

Baca Juga :   Patroli Rutin Dalam Rangka Cipta Kondisi Dan Memutuskan Rantai Penyebaran Covid-19 Di Kel.ampah Kota

“Korban  kerap  bertengkar  dengan  istrinya  karena  korban  sering  di  cemburui  istrinya,  mungkin  karena  tak tahan,  korban  memilih  jalan pintas. Karena tak di temukan unsur pidana, polisi  menyerahkan jenazah Suparman kepada keluarganya untuk di makamkan,“ pungkas  AKP  Untung  Sugiarto. (Joko)