Hubungi Kami

NASIONAL

LSM WAGAB Desak Polda Papua Tuntaskan Kasus 15 Anggota DPRD Keeroom

Published

on

TEWENEWS, Jayapura – Terkait dugaan penyuapan pada pemilihan Wakil Bupati Keerom beberapa waktu lalu, Ketua LSM WAGAB Provinsi Papua, Yerry Basry.M, mendesak Polda Papua segera tetapkan 15 anggota DPRD Keerom sebagai tersangka.

Hal ini terungkap setelah ada pengaduan dari Herman Yoku (Calon Wakil Bupati Kabupaten Keerom) yang kalah dalam pemilihan beberapa waktu lalu kepada pihak LSM.

Karena merasa di rugikan, kasus tersebut telah di laporkan Herman ke Polda Papua, menurut Ketua LSM WAGAB, Sejak tanggal 25 Januari 2019 lalu  Herman telah melaporkan 15 anggota DPRD Kabupaten Keerom ke Polda Papua, dan langsung ditindak lanjuti laporan tersebut ke Bareskrim umum, Disini saya tuntut adalah pasal 209 KUHP tentang tindak pidana penyuapan .

Dalam hasil laporan kepada Polda Papua, sebelumnya Ia telah mengumpulkan barang bukti dan rekaman terahir dalam pemiliham Cawub Keerom.

“Sudah ada pembagian uang kepada semua anggota Dewan sebelum pemilihan. Pembagian uang tersebut di lakukan di beberapa tempat yang berbeda. Dari hasil investigasinya,salah satu anggota DPRD Keerom, mengakui ada pemberian sejumlah uang kepada anggota DPRD untuk melancarkan pemilihan wakil Bupati dengan nilai uang 50 Juta per Orang” jelas Herman kepada pihak LSM .

Baca Juga :   Kompaknya Babinsa Koramil 03/GP Komsos Dengan Tiga Pilar Kota Bambu Utara

Atas penjelasan dan keterangan dari Herman Yoku yang merasa di rugikan dalam pemilihan Wakil Bupati Keerom, kami dari LSM WAGUB Provinsi Papua, meminta kepada Polda Papua agar segera menetapkan 15 anggota DPRD Keerom sebagai tersangka dan membuat P21 ke Kejaksaan dan selanjutnya ke Pengadilan.

Herman Yoku, sudah melaporkan kasus tersebut ke Polda Papua dan Beliau sudah di BAP dan ada beberapa anggota Dewan sudah di panggil untuk di proses di Polda Papua. Namun prosesnya sampai sekarang belum ada titik terang dalam pemanggilan tersebut dan penetapan sebagai tersangka.

“Kami berharap kepada Pihak penegak Hukum, Dalam hal ini Polda Papua agar kasus ini segera di tindak lanjuti dan di buka seluas – luasnya di depan Publik, agar masyarakat dapat mengetahuinya secara jelas” terang ketua LSM WAGAB, Yerry Basri.M. (Stevi Fun)

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian