Hubungi Kami

BARITO UTARA

Mahpudin Minta Bawaslu Barut Tertipkan APK yang Langgar Aturan

Published

on

TEWENEWS, Muara Teweh – Maraknya pemasangan baliho di pinggir jalan serta di tempat umum lainnya mendapatkan perhatian dan komentar dari berbagai pihak, bahkan dari salah satu calon legislatif yang juga ikut berlaga di pemilihan legislatif 2019 ini.

Mahpudin, Caleg dapil 4 dari partai NasDem, wilayah pemilihan Teweh Baru dan Teweh Selatan, nomor urut enam, berharap Banwaslu Kabupaten Barito Utara, segera menertipkan baleho yang di pasang di tempat yang tidak sesuai aturan.

“Saya kecewa terhadap pihak yang selama ini selalu mempermasalahkan baleho yang saya pasang di rumah pribadi saya, tepatnya simpang tiga Bukit bambu, saya mengakui kalau rumahnya memang menyediakan tempat untuk peristirahatan waga pengguna jalan takut ada yang macet atau kehujanan, hingga dia membuat tempat yang memang mirip seperti poss, namun itu rumah pribadi saya dan bukan pos umum maka wajar kalau baleho caleg saya pajang di rumah pribadi,” ujarnya di Kantor redaksi tewenews.com, Sabtu (9/2/2019).

Mahpudin menjelaskan Kemarin Juma’at (08/02) lagi-lagi saya diminta agar baleho yang saya pajang di rumah saya supaya di lepas, saya tidak tau apa masalahnya.

“Saya meminta Banwaslu  menertibkan baleho yang di anggap tidak sesuai aturan baik tempat pemasang, ukuran baleho dan jumlah baleho, terutama pada ujung jembatan barito, Hasan Basri dan depan sebrang kantor KPU barito utara juga di depan rumahnya di simpang tiga bukit bambu.,” tegasnya.

Baca Juga :   Diterpa Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Halanggi Jalan

Ia menambahkan, sebelumya KPU telah mengeluarkan aturan tempat pemasangan baleho dan ukuran baleho caleg, dengan ukuran minimal paling besar 2×3 paling banyak 3 baleho dalam satu desa wilayah dapil masing-masing, tapi kenyataanya Bawaslu belum mampu mengawasi aturan tersebut hingga di anggap membiarkan baleho yang berukuran besar rata-rata empat kali enam meter milik anggota DPRD aktif.

“Seharusnya mereka lebih propesional untuk taat aturan dan saya berharap agar tidak ada perbedaan antara caleg yang masih duduk di DPRD Barut dengan Caleg baru, karena kalau kemampuan untuk mengadakan APK dari ratusan Caleg tidak bisa di ukur kemampuanya masing-masing, bahkan Saya berharap agar pengawasan pemilu tidak pilih kasih agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial yang mungkin saja nanti bisa mengundang keributan yang dianggap dapat mengganggu keamanan dan ketertipan saat jelang Pemilu serentak tahun periode 2019-2013 khusus wilayah Barito  Utara,” pungkasnya.(Tim)

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian